Pages

Senin, 30 Desember 2013

Liputan6 - RSS 0.92
Liputan6.com merupakan situs berita aktual, tajam, terpercaya yang dimiliki SCTV 
Keep Your Child Ahead Of The Curve!

We've spent the last 12 years developing a system that successfully teaches kids to read.
From our sponsors
Ada Dokter yang Lebih Membela Industri Farmasi daripada Pasien
Dec 30th 2013, 12:12

Posted: 30/12/2013 19:00

Ada Dokter yang Lebih Membela Industri Farmasi daripada Pasien

Ilustrasi (businessweek.com)

Berita Terkait

Liputan6.com, Ketua Komisi IX DPR RI Ribka Tjiptaning mengkritik perilaku para dokter di rumah sakit Indonesia yang dinilainya lebih membela kepentingan industri farmasi daripada pasien.

"Terhadap pasien dari keluarga kurang mampu, perilaku dokter terlihat lebih memihak ke industri farmasi," kata Ribka Tjiptaning ketika membuka Rapat Kerja Bidang Kesehatan "Apakah BPJS Sesuai dengan Konstitusi dan Harapan Rakyat" di DPP PDI Perjuangan, Jakarta, seperti dikutip dari Antara Senin (30/12/2013).

Ribka menyatakan sering menerima pengaduan dari masyarakat yang mengeluhkan perilaku dokter yang mengutamakan biaya daripada menolong pasien.

Padahal, pasal 32 UU tentang Rumah Sakit menyebutkan rumah sakit tiak boleh menolak pasien, tidak boleh menerima uang di muka, serta tidak boleh menjual obat.

Demikian juga pasal 28 UUD 1945 menyebutkan, setiap warga negara Indonesia memiliki hal yang sama di muka hukum, termasuk untuk mendapatkan pelayanan kesehatan.

Namun realitasnya, kata dia, rumah sakit menolak pasien dari keluarga tidak mampu dengan alasan rumah ruangan sudah penuh.

"Ada juga rumah sakit yang beralasan obatnya habis dan menjual obat melalui apotik di rumah sakit tersebut yang menjadi tambahan pemasukan," katanya.

Politikus PDI Perjuangan ini menambahkan soal obat-obatan yang dijual di apotek, karena ada perusahaan farmasi yang menjanjikan bonus jika menjual produk obatnya dalam jumlah tertentu.

Dokter alumni sebuah perguruan tinggi swasta di Jakarta ini menyatakan sedih dengan kondisi pelayanan kesehatan dan perilaku sejumlah dokter saat ini.

Ia mengingatkan dokter untuk lebih mengutamakan pelayanan kesehatan dan menolong pasien dari pada mengejar bonus.

"Apalagi sumpah dokter, adalah mengutamakan menolong pasien dan tidak membedakan status sosial ekonomi pasien," katanya.

(Abd)

Berita Rekomendasi

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions