Pages

Selasa, 31 Desember 2013

ANTARA News - Hiburan - Gaya Hidup
News And Service 
Fun with Brazilian Portuguese

Learn the tips and tricks to speak colloquial Portuguese in a natural and confident manner. Enroll today for just $69!
From our sponsors
Tradisi unik perayaan tahun baru di New York
Dec 31st 2013, 07:35

Jakarta (ANTARA News) - Tahun baru di berbagai ibukota dunia identik dengan pesta kembang api, New York City punya tradisi menjatuhkan bola saat malam pergantian tahun.

Bola itu dijatuhkan dari atap One Times Square. Bola yang ditopang oleh tiang khusus itu dijatuhkan pada pukul 23.59 selama 60 detik dari ketinggian 43 meter.

Bola yang disebut "Times Square Ball" adalah sebuah time ball, perangkat kuno yang digunakan untuk menunjukkan waktu. Time ball biasanya digunakan oleh navigator untuk memverifikasi kronometer laut mereka dari kapal di lepas pantai.

Penjatuhan bola, atau yang dikenal dengan nama ball drop, ini dimulai pada tahun 1908. Adolph Ochs, pemilik The New York Times' (Times) ingin merayakan malam pergantian tahun dengan hal baru. Malam tahun baru 1904, Ochs mengadakan pesta kembang api yang dinyalakan dari puncak One Times Square sekaligus untuk merayakan markas mereka yang baru itu.

Kepala bagian listrik Times saat itu, Walter F. Painer, menyarankan mereka menggunakan time ball setelah melihatnya di dekat Western Union Building. Ochs pun bekerja sama dengan perancang Artkraft Strauss untuk merancang bola listrik. Bola pertama dibuat dari kayu dan besi dilengkapi lampu neon. Bobotnya mencapai 320 kilogram dengan dengan diameter 1,5 meter.

Sejak itu, ball drop pun menjadi acara tahunan di New York untuk menyambut tahun baru. Bola pertama pensiun pada tahun 1920. Ia digantikan oleh bola yang terbuat dari besi dengan diameter 1,5 meter dan berat 180 kilogram. Bola itu tidak dijatuhkan pada malam tahun baru 1942 dan 1943 karena peraturan perang terkait Perang Dunia II.

Bola terus diperbaharui setiap beberapa tahun. Bola ketiga ada tahun 1955. Diameter bola dipertahankan hanya kali ini dibuat dari aluminium dan bobotnya lebih ringan, 68 kilogram. Tahun 1981, bola ketiga diperbaharui untuk menghormati kampanye "I Love New York". Lampu merah dan hijau membentuk gambar apel.

Tahun 1991, lampu di bola yang biasanya berwarna putih, juga berganti menjadi merah, putih, dan biru, sebagai tanda penghormatan bagi prajurit Operation Desert Shield. Tahun 1995, bola kembali diperbaharui untuk menyambut 1996. Bola itu diberi lampu yang diatur oleh komputer berupa 180 lampu halogen, 144 strobe light, dan lebih dari 12.000 rhinestone.

Pada 28 Desember 1998, Walikota New York Rudy Giuliani mengumumkan bola akan pensiun menyambut milenium baru. Bola ketiga digantikan dengan yang baru dibuat oleh Waterford Crystal. Bola keempat berukuran lebih besar. Diamaternya 1,8 meter dan beratnya 490 kilogram. Bola itu terdiri lebih dari 600 lampu halogen, 504 triangel Waterford Crystal, 96 strobe light, dan kaca berbentuk piramida.

Triangel bola itu pun dihiasi oleh pesan sesuai dengan tema yang berganti tiap tahun, seperti "Hope for Fellowship", "Hope for Wisdom", dan "Hope for Unity". Tahun 2002, kristal itu ditulisi nama negara dan organisasi yang terkena dampak serangan 11 September.

Memperingati 100 tahun ball drop, bola kelima diluncurkan pada malam tahun baru 2008. Masih dibuat oleh Waterford Crystal, bola seberat 550 kilogram diameter 1,8 meter itu menggunakan lampu LED. Bola itu hanya sekali digunakan, setelahnya dipajang di Times Square Visitor Center.

Tahun 2009, ada versi lebih besar bola kelima. Bola berdiameter 3,7 meter itu dihiasi 32.256 lampu LED dan 2.688 panel Waterford Crystal. Bobotnya dua kali dari bola tahun 2008, 5,4 kilogram.

Mulai tahun 2008, tema bola tersebut berganti tiap tahunnya. Jeff Strauss, President of Countdown Entertainment, mengatakan salah satu triangel mengambil isnpirasi dari gadis cilik berusia 12 tahun di St. Jude's Research Hospital.

"Itu rancangannya, bunga mawar, pesannya tentang kecantikan dan hal-hal positif di tahun yang baru," kata Strauss, seperti yang dikutip dari laman CBS News.

Bola itu punya akun Twitter bernama @timessquareball.

"Bolanya nge-tweet. Ada orang-orang dari seluruh dunia, kami ada 180 negara yang berpatisipasi berkicau dengan bola itu, menonton webcast kami, dan ikut menghitung mundur saat tengah malam," tambahnya.

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions