Salah satu kreasi Didit (Foto: dok. Pribadi) SUKSE sebagai desainer yang mendunia, tak serta merta tanpa usaha dan kerja keras. Simak bagaimana trik Ragowo 'Didit' Hediprasetyo menghadapi persaingan di luar negeri.
Putra tunggal Prabowo Subianto dengan Titiek Soeharto, Ragowo 'Didit' Hediprasetyo berhasil membawa namanya di kancah internasional sebagai fashion designer. Kariernya bermula sebagai fashion stylish di salah satu media, tak lantas membuat dirinya merasa puas.
Diapun akhirnya memutuskan untuk terjun ke dunia mode di Paris. Beruntungnya, sebagai desainer Asia, nama dan karya Didit bisa diterima oleh masyarakat luar, bahkan memuji hasil karyanya.
Lantas, apa kunci sukses Didit agar karyanya bisa diterima di dunia? "Perbedaan antara budaya kami dan budaya Barat menjadi salah satu tantatangan dalam berkomunikasi," singkat Didit kepada Okezone melalui surat elektronik, belum lama ini.
Didit pun memiliki strategi agar karya busananya bisa diterima pasar luar negeri, salah satunya memadukan unsur-unsur budaya tradisional dan international lifestyle. Ciri khas karya Didit yang minimalis juga menjadi nilai plus alasan karyanya bisa diterima.
"Ciri rancangan sebagian besar menggambarkan perpaduan garis yang regal, minimalis, hand crafted, effortless, understated, dan realistis," pungkasnya. (ftr)