Pages

Senin, 30 Juni 2014

Berita Dunia Kesehatan Terbaru, Tips Posisi Seks, Cara Diet Sehat
Berita Kesehatan Liputan6.com menyajikan kabar terbaru dunia kesehatan, tips hidup sehat, cara diet alami hingga posisi gaya seks terpopuler 
Shop Tervis tumblers.

Create a one of a kind personalized gift. It's fun and easy to design!
From our sponsors
Militer Mesir Klaim Temukan Alat Deteksi HIV dan Hepatitis C
Jun 30th 2014, 07:00, by Aditya Eka Prawira

Abdel-Atti menjuluki alat itu dengan `Complete Cure Device` dan bekerja dengan cara menarik darah dari pasien, menghancurkan penyakit

Liputan6.com, Kairo Pada Februari 2014, pihak militer Mesir mengklaim telah menemukan cara untuk mendeteksi HIV dan hepatitis C tanpa mengambil sampel darah si pasien. Meski berita itu memicu kemarahan masyarakat luas karena dianggap sebagai taktik politik. Mayor Jenderal Ibrahim Abdel-Atti mengaku bahwa teknologi tersebut mampu bekerja maksimal untuk mendeteksi dan menyembuhkan dua penyakit tersebut.

"Mematikan virus adalah proses yang sangat mudah. Tapi, Tuhan memberikan hikmat kepada siapa pun yang dia inginkan," kata Kepala Pengobatan Kanker dari Pusat Skrining Mesir kepada The New York Times.

Abdel-Atti menjuluki alat itu dengan `Complete Cure Device` dan bekerja dengan cara menarik darah pasien, menghancurkan penyakit, kemudian menyuntikkan kembali ke dalam tubuh darah yang telah dimurnikan.

Namun sayang, para ilmuwan tidak mendukung penemuan itu, justru mencomooh bahwa apa yang ditemukan itu berdampak buruk bagi masyarakat, dan dianggap sebagai bualan semata.

Saat itu, Abdel-Atti mengatakan, akan memperkenalkan secara langsung perangkat tersebut kepada masyarakat luas pada Senin (30/6/2014). Nyatanya, sampai detik ini kabar membahagiakan itu belum juga dipublikasikan.

Dikutip dari Daily Mail, pada Senin (30/6/2014), klaim tersebut dianggap isu yang sangat sensitif, mengingat penyakit hepatitis C di Mesir adalah epidemi. Sejumlah penelitian memperkirakan, 10 persen dari 86 juta warga Mesir mengalami kondisi tersebut, dan menjadikan Mesir sebagai negara dengan prevalensi hepatitis C tertinggi di dunia.

Dalam konferensi pers yang diadakan di sebuah rumah sakit militer di Kairo, Mesir, pada Sabtu (28/6/2014), seorang dokter militer mengatakan, perangkat itu membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut dan terinci sebelum akhirnya dikenalkan ke publik.

(Gabriel Abdi Susanto)

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers.

Media files:
AIDS.jpg
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions