TEMPO.CO, London – Selama ini kita percaya dengan pendapat yang menyebut lelaki adalah mahluk rasional sementara perempuan cenderung emosional. Lelaki diyakini sebagai sosok yang lebih tangguh secara mental dibandingkan perempuan.
Tapi, hasil penelitian terbaru menunjukkan bahwa hal itu hanya sebuah mitos karena faktanya lelaki lebih emosional dibandingkan perempuan.
Hasil eksperimen menunjukkan bahwa saat sejumlah lelaki dan perempuan menyaksikan video-video yang menyentuh hati, para lelakilah yang mengalami reaksi psikologis lebih kuat.
Tapi, saat ditanya mengenai emosi mereka, para perempuan mengakui lebih emosional dibandingkan para lelaki.
Penelitian yang dilakukan oleh Institut Riset Psikologi, Mindlab, dan didukung oleh Royal Mail, menepis mitos yang menyebut lelaki tak merasakan emosi yang sama dengan perempuan.
Ahli psikologi saraf, Dr David Lewis, yang memimpin peneltian tersebut mengatakan. "Asumsi gender mengenai lelaki yang cenderung tangguh dan perempuan yang cenderung emosional ditanamkan oleh medua dan interaksi sosial dari hari ke hari."
"Kita cenderung menyederhanakan dan melebih-lebihkan asumsi perbedaan antara lelaki dan perempuan.
"Penelitian ini menunjukkan bahwa lelaki merasakan emosi yang sama dengan perempuan bahkan terkadang lebih kuat, tapi mereka kurang suka mengekspresikan emosi inisecera terbuka karena ekspektasi masyarakat mengenai mereka sebagai sosok yang tangguh."
Dalam eksperimen ini, sejumlah 30 partisipan (15 ayah dan 15 ibu) diberi kesempatan melihat serangkaian foto dan video dan respons psikologis mereka diukur melalui elektroda yang tersambung pada jari-jari mereka.
Konten yang diperlihatkan kepada mereka terdiri dari empat topik: kebahagiaan, lucu, menyenangkan, dan mengharukan.
Para lelaki menunjukkan reaksi emosional lebih tinggi terhadap konten kebahagiaan, lucu dan menyenangkan dibandingkan para perempuan.
Tapi, eksperimen ini menunjukkan bahwa para lelaki merespons dua kali lebih kuat daripada para perempuan dengan level psikologis lebih tinggi saat diperlihatkan konten mengharukan.
DAILYMAIL | A. RIJAL