CACAR ular atau herpes zoster bisa menimbulkan dampak serius. Salah satunya yakni rasa nyeri berkepanjangan atau atau neuralgia paska herpes.
dr Hanny Nilasari SpKK (K) dari Kelompok Studi Herpes Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin (Perdoski) mengatakan, neuralgia paska herpes merupakan komplikasi paling umum dari herpes zoster. Komplikasi ini muncul sebagai akibat rusaknya serabut saraf akibat aktivitas virus yang berulang.
"Komplikasi di saraf, misalnya vertigo, yakni rasa pusing yang hebat, di mana ketika membuka mata terasa seperti berputar," ucapnya pada seminar media bertema "Herpes Zoster : 1 dari 3 Orang Berisiko, Saat ini Dapat Dicegah" di Restoran Bunga Rampai, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa 24 Juni 2014.
Lebih lanjut, komplikasi tersebut bisa berdampak pada kelumpuhan saraf otak hingga memengaruhi organ pendengaran.
"Komplikasinya ada kelumpuhan saraf otak, bahkan sampai tuli dan kadang-kadang sampai terjadi infeksi selaput otak seperti meningitis. Selain itu, pada mata komplikasinya juga terjadi kebutaan," jelasnya.
Selain itu, komplikasi herpes zoster juga bisa terjadi pada kulit. Bilamana kelainan di kulit tidak ditatalaksana dengan baik, maka bisa terjadi infeksi sekunder.
"Sedangkan, kalau gizinya buruk kelainannya bisa terjadi tidak hanya di satu sisi, melainkan banyak sisi sehingga menjadi lebih berat," tutupnya. (fik)
This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers.