Pages

Selasa, 24 Juni 2014

Berita Dunia Kesehatan Terbaru, Tips Posisi Seks, Cara Diet Sehat
Berita Kesehatan Liputan6.com menyajikan kabar terbaru dunia kesehatan, tips hidup sehat, cara diet alami hingga posisi gaya seks terpopuler 
Shop Tervis tumblers.

Create a one of a kind personalized gift. It's fun and easy to design!
From our sponsors
Risiko yang Dihadapi Diabetesi Bila Ingin Puasa
Jun 24th 2014, 00:00, by Fitri Syarifah

Penderita diabetes berisiko tinggi sebenarnya tidak dianjurkan berpuasa di Bulan Ramadan

Liputan6.com, Jakarta Meski puasa diwajibkan bagi umat islam, tapi beberapa kondisi tertentu seperti penderita diabetes berisiko tinggi sebenarnya tidak dianjurkan berpuasa di Bulan Ramadan. Ini karena ada sejumlah komplikasi yang dapat menyerang diabetesi.

Seperti dijelaskan Guru Besar Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia RS Cipto Mangunkusumo, Prof. Dr. dr. Pradana Soewondo, SpPD-KEMD bahwa ada 4 risiko serius bila penderita diabetes puasa di bulan Ramadan, seperti:

1. Hipoglikemia

Hipoglikemia atau rendahnya kadar gula darah (hipoglikemia) dapat terjadi apabila diabetesi pada siang hari mengalami penurunan asupan makanan.

2. Hiperglikemia

Hiperglikemia atau meningkatnya kadar gula darah juga termasuk dari risiko diabetesi bila berpuasa. Menurut Pradana, kadang-kadang penderita diabetes mengalami hal ini karena seseorang melewatkan obatnya. Peningkatan gula darah ini juga sering diakibatkan oleh terlalu banyak konsumsi manis saat berbuka puasa.

3. Pembekuan darah (ketoacidosis)

Kondisi ini terjadi apabila kadar gula darah melambung seperti misalnya menjadi 400-500. Ciri-cirinya biasanya disertai muntah dan mual.

4. Dehidrasi

Kekurangan cairan atau dehidrasi juga dapat menyerang diabetesi. Tapi tidak seperti orang normal kebanyakan, penderita diabetes cenderung lebih sering buang air kecil sehingga ia rentan kekurangan cairan. Maka itu, Pradana menyarankan, diabetesi untuk mengambil cukup cairan pada saat sahur dan buka puasa.

Pradana menambahkan, sebelum berpuasa, penderita diabetes diharapkan untuk mengkonsultasikan  diri ke dokter untuk mengetahui kapan minum obat yang tepat dan apakah Anda termasuk berisiko untuk puasa atau tidak.

(Gabriel Abdi Susanto)

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers.

Media files:
Diabetes.jpg
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions