HAMPIR sebagian besar waktu anak-anak usia 6-12 tahun dihabiskan di sekolah. Namun, tidak jarang penyakit-penyakit datang dan berasal dari lingkungan sekolah.
Oleh karena itu, menurut Kepala Sub Bidang Kemitraan Pusat Promosi Kesehatan Kementerian Kesehatan (Promkes Kemenkes), drg. Marlina Ginting, Mkes, upaya promosi-preventif di lingkungan sekolah merupakan hal penting untuk kesehatan anak-anak.
"Hal ini karena untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, terutama di sekolah," ucapnya dalam "Gathering Health Agent Award 2013" di Kantor Pusat Nutrifood, kawasan Industri Pulo Gadung, Jakarta Timur, Senin (23/12/2013).
Lebih lanjut, Marlina Ginting mengatakan, upaya promotif-preventif ini juga bertujuan mencegah dan memberantas perkembangan penyakit menular di lingkungan sekolah. Seperti kita ketahui, beberapa penyakit menular memang sering sekali bisa berasal dari lingkungan sekolah, misalnya diare dan demam berdarah (DBD).
Selain itu, upaya promotif-preventif hidup sehat di lingkungan sekolah, menurut Marlina Ginting, juga untuk meningkatkan kesadaran untuk berperilaku hidup bersih dan sehat. Perilaku hidup bersih dan sehat tersebut di antaranya personal
hygine, kebersihan diri, sikat gigi, kebersihan kuku, cuci tangan pakai sabun, dan air bersih.
"Ketika kita mempromosikan hidup sehat di sekolah memang yang diharapkan mereka (anak-anak usia 6-12 tahun) dapat berperilaku hidup bersih dan sehat," tutupnya.
(tty) This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers.