SALAH satu permasalahan kesehatan pada anak-anak usia sekolah dasar (6-12 tahun) adalah gizi lebih. Hal ini biasanya disebabkan oleh pola makan yang kurang tepat dan aktivitas fisik yang kurang.
Menurut Kepala Sub Bidang Kemitraan Pusat Promosi Kesehatan Kementerian Kesehatan (Promkes Kemenkes), drg. Marlina Ginting, Mkes, masalah gizi lebih pada anak-anak disebabkan oleh pola makan kurang baik dan kurangnya aktivitas fisik di sekolah.
Sementara untuk masalah pola makan, Marlina Ginting mengatakan bahwa orangtua sangat berperan penting menentukan asupan nutrisi anak. Dengan kata lain, orangtua harus mempunyai pengetahuan tentang nutrisi dan gizi makanan-makanan yang hendak dikonsumsi anaknya.
"Jadi, anak-anak kalau ke sekolah membawa bekal yang disiapkan oleh orangtuanya. Tetapi, masalahnya adalah orangtua dan anak mengerti atau tidak menunya," jelasnya kepada
Okezone di Kantor Nutrifood, kawasan Industri Pulo Gadung, Jakarta Timur, Senin (23/12/2013).
Jadi menurut Marlina Ginting, seorang anak harus mengerti bekal makanan apa yang dia bawa, itulah keterampilan yang benar. Oleh karena itu, edukasi mengenai pengetahuan gizi terhadap anak kepada ibu sangatlah penting.
"Minimal dia mengerti bahwa makanan ini, misalnya untuk tenaga, atau makanan ini agar pencernaan sehat, dan di situlah peran pengetahuan seorang ibu," tutupnya.
(tty)