Banyumas - Dede Tri Susiani (19) mengaku awalnya kesulitan menurunkan berat badannya. Bagaimana tidak, beberapa informasi diet yang didapatnya menganjurkan penerapan pola makan yang bahan-bahannya dirasa terlalu mahal. Lantas bagaimana ia mengakalinya?
Ya, bobot gadis kelahiran 4 Januari 1995 ini berhasil turun dari semula 68 kg menjadi 54 kg. Cara yang ia gunakan juga tak memerlukan biaya yang mahal. Ingin coba? Berikut penuturan Dede kepada detikHealth, seperti ditulis pada Selasa (3/6/2014):
Karena nafsu makan saya pada saat itu sangat tinggi, akhirnya saya jadi sering makan dengan porsi banyak. Tak bisa dihindari, berat badan saya pun naik. Hal ini lantas membuat aktivitas saya sedikit terganggu.
Berusaha untuk menurunkan berat badan, saya kemudian mencoba-coba searching di internet bagaimana cara diet. Tapi hasil yang saya dapat terlalu sulit. Cara diet yang dituliskan kebanyakan mengatur pola makan, yang saya rasa jarang masyarakat umum menyanggupi karena berbagai faktor. Salah satunya mungkin tidak mampu membeli bahan-bahannya.
Akhirnya saya pun inisiatif sendiri dengan cara lari pagi seminggu sekali, ya walaupun jaraknya tidak terlalu jauh. Saya juga bersepeda seminggu sekali, selain menyalurkan hobi, kegiatan ini juga membantu mengeluarkan keringat.
Selain itu, saya juga mengatur pola makan. Kalau sebelumnya porsi nasi saya selalu banyak, saya coba kurangi sedikit terlebih dahulu dan saya kurangi lagi secara bertahap.
Alhasil sekarang porsi nasi saya sedikit, jika saya mengambil banyak pasti tidak habis. Usahakan juga untuk mengendalikan atau mengatur konsumsi makanan yang mengandung banyak gula. Jika Anda suka minum teh atau kopi, usahakan jangan terlalu sering. Kalaupun mau, jumlah pemberian gulanya dikurangi. Dalam memilih lauk juga harus seimbang, harus ada serat, protein, vitamin dan lainnya agar badan tetap sehat.
Terakhir, untuk tetap menjaga kesehatan jangan lupa istirahat cukup, makan yang teratur dengan pola makan yang benar, banyak minum air putih dan rutin berolahraga.
(ajg/up)