Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarno Putri, mengaku merasa heran dengan ibu-ibu muda saat ini yang mengaku tak memiliki waktu untuk mendidik dan memperhatikan anaknya
Mantan Presiden Indonesia itu menceritakan, kesibukannya sebagai ketua umum PDIP saja tidak menghalanginya untuk senantiasa mendampingi anak-anaknya tumbuh besar.
"Saya yang ketua umum masih sempet krmana-mana, saya masih sanggup mandiin, sisirin, nyiapin sarapan. Uang terbatas bukan berarti tidak bisa. Masalahnya mau prioritas atau tidak," kata Megawati dalam acara memperingati Hari Ibu 'Peran Perempuan Mempersiapkan Generasi Muda' di Gelanggang Olahraga (GOR) Otista, Jakarta Timur, Minggu (22/12/2013).
Bahkan, anak dari presiden pertama RI, Soekarno itu juga telah mengenal bagaimana kondisi seorang anak hanya dengan bersalaman dan mengelus kepala anak tersebut.
"Tangan kanan saya sudah berhubungan dengan berjuta-juta orang. Saya kalau jalan-jalan ke kampung-kampung, saya elus kepala anak-anak, saya bisa tahu dia sehat atau tidak. Kalau sehat, rambut tebal dan berminyak. Kemudian daging tangannya lembek atau tidak, maka anak-anak ini pasti kekurangan gizi," kenang Megawati.
Megawati pun sempat mengungkapkan bagaimana membesarkan anak-anaknya tidaklah mudah.
"Tidak gampang hanya menyebut dan membesarkan anak. Yang namany rizki harus dipelihara dengan baik. Siapa yang harus kasih makn? Hanya ibunya, hanya ibunya, hanya ibunya," ucapnya.
(tty)
This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers.