KEPEDULIAN terhadap autisme dinilai masih kurang. Karena itu, Rumah Autis dan Perusahaan Pengelola Aset Negara mengadakan kegiatan gerakan edukasi masyarakat peduli autis.
Menurut Andi Saddawero, Pelaksana Tugas Direktur Perusahaan Pengelola Aset Negara, tujuan gerakan tersebut adalah memberikan pemahaman kepada keluarga tentang autisme.
"Tujuannya untuk memberikan pemahaman kepada keluarga tentang perlunya pengetahuan autis agar penanganannya bisa lebih awal," ujarnya pada konferensi pers acara
Harmoni Duniaku di Balai Kartini, Jakarta, Selasa (24/12/2013).
Lebih lanjut, acara tersebut juga menjadi salah satu bentuk sosialisasi bagaimana autis menyerang siapa saja tanpa melihat status sosial.
"Kami mengajak masyarakat lebih
care, karena autis ini belum terlalu banyak disentuh. Apalagi persoalannya adalah autis ini tidak mengenal strata sosial dan bisa mengenai siapa saja," terangnya.
Dalam kegiatan gerakan edukasi masyarakat peduli autis juga dilakukan lelang hasi karya penyandang autis berupa lukisan. Termasuk piano ferari karya desainer Harry Darsono.
(tty)This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers.