SELAIN penyakit menular dan tidak menular, masih tingginya angka kematian ibu (AKI) merupakan masalah di bidang kesehatan yang harus diperhatikan di 2014. Perlu upaya khusus agar jumlah AKI tak meningkat tajam. Lantas, apa yang harus dilakukan untuk menekan AKI terkait program JKN 2014 mendatang?
Utusan Khusus Presiden RI untuk MDGs, Prof. Dr. dr. Nila Moeloek Sp.M (K) mengatakan bahwa dengan adanya JKN di tahun depan mudah-mudahan angka kematian ibu dapat berkurang. Menurutnya, jika sosialisasi dan sistem dari JKN itu benar diharapkan dapat mengurangi angka kematian ibu di tahun depan.
"Saya juga memerhatikan dulu terhadap pelayanan primer, itu yang benar sebenarnya. Kita sebagai "penjaga gawang", kita jaga jangan sampai orang sakit,"ujarnya kepada Okezone di Ruang Pertemuan KUKPRI-MDGs, Gedung KPAI, Jakarta Pusat, baru-baru ini.
Prof Nila berharap bahwa jumlah orang sakit minimal bisa ditekan dengan menggalakkan upaya sosialisasi promotif-preventif di masyarakat.
"Kalau bisa angka orang sakitnya tidak lebih dari 15 sampai 20 persen, dan upaya promotif-preventif lebih penting mestinya,"tutupnya. (ind)