MUNGKIN Anda perlu pikir-pikir lagi bila ingin bergadang mulai saat ini. Pasalnya, begadang meski hanya sekali membuat perubahan dalam otak dimana sama halnya dengan gangguan gegar otak ringan, kata penelitian terbaru dari Swedia.
Untuk mendapat hasil penelitian itu, peneliti melakukan observasi pada 15 orang sehat dan mengevaluasinya. Peneliti menginstruksi semua peserta untuk mendapatkan tidur delapan jam di laboratorium, dan malam lainnya mengkondisikan mereka benar-benar kurang tidur. Mereka di sana bermain game, membaca, menonton film agar mata dan tubuh tetap terjaga.
Setelah semua dianalisa oleh peneliti, sampel darah menunjukkan bahwa kadar tertentu penanda neurokimia yang terkait dengan kerusakan sel otak meningkat 20 persen ketimbang orang-orang yang istirahat dengan cukup.
"Pola tidur tak normal sudah dikaitkan dengan berbagai masalah kesehatan, tapi tak hanya itu, tidur kurang ternyata juga bisa mencederai otak kita," kata W. Chris Winter, M.D, penasihat dari Men's Health sleep medicine dan Direktur Dedis dari Martha Jefferson Sleep Medicine Center di Charlottesville, Virginia, eperti dilansir Menshealth.
"Bagaimana hal ini bisa terjadi? Karena sistem limpatik Anda 10 kali lebih aktif saat tertidur untuk membuang sel rusak dan racun dalam tubuh," sambungnya.
Bila Anda tak tidur, lanjut dia, otak Anda tak bisa membersihkan dirinya sendiri dan bisa menurunkan fungsi otak atau merasa sakit pada hari selanjutnya.
Dr. Winter menuturkan kabar baiknya, otak Anda dibangun untuk bisa cepat kembali berfungsi optimal saat Anda hanya kurang tidur semalam- dimana butuh jangka panjang dan kurang tidur berulang-ulang untuk bisa menyebabkan kerusakan otak di kemudian hari. Tapi, tetap buanglah persepsi bahwa Anda akan tetap baik-baik saja bila kurang tidur. Karenanya, pastikanlah Anda mengatur waktu agar bisa mendapat tidur tujuh sampai delapan jam setiap malam. Bila Anda tak mau melakukannya untuk otak Anda, lakukanlah untuk tubuh Anda. Sebab begadang atau kurang tidur, lebih memungkinkan Anda untuk mengonsumsi makanan cepat saji dan melewatkan olahraga, kata hasil studi 2013. (ind)
This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers.