Pages

Senin, 13 Januari 2014

health.detik
Detik.com sindikasi 
Learn Adobe Illustrator CS6 Master Techniques from an Adobe Guru!

With over 25 years of experience teaching, Robert Farrell has been a trusted instructor for individuals and companies who want to improve their Adobe skills.
From our sponsors
Yuk, Turunkan Risiko Obesitas dengan Asupan Kacang-kacangan
Jan 12th 2014, 07:05

Jakarta, Ingin turun berat badan tapi tetap bisa makan camilan di antara waktu makan? Jika ya, maka kuncinya adalah mencari camilan yang tepat. Berdasarkan hasil sebuah studi terbaru, kacang-kacangan bisa menjadi salah satu solusinya.

Penelitian yang telah dipublikasikan dalam Public Library of Science Journal PLOS ONE ini mengungkapkan bahwa kacang-kacangan seperti almond, kacang Brasil, kacang mete, hazelnut, macadamia, pecan, kacang pinus, pistachio, dan walnut, mampu menurunkan berat badan, menurunkan risiko obesitas dan sindrom metabolik.

Para peneliti di Loma Linda University membuktikan teori ini dengan melakukan pelacakan diet terhadap 803 orang responden. Ditemukan bahwa mereka yang makan setidaknya segenggam kacang setiap pekan, jauh lebih kecil kemungkinannya untuk mengalami kelebihan berat badan atau terkena sindrom metabolik atau metabolic syndrome (MetS).

Sindrom metabolik ini termasuk kolesterol tinggi, tekanan darah tinggi, dan peningkatan gula darah yang meningkatkan risiko diabetes, penyakit jantung, dan kematian.

"Hasil penelitian kami menunjukkan bahwa satu porsi atau sektiar 1 ons kacang setiap pekan secara bermakna berhubungan dengan 7 persen penurunan risiko MetS. Menggandakan konsumsinya juga berpotensi mengurangi risiko MetS menjadi 14 persen," ujar pemimpin peneliti tersebut, Karen Jaceldo-Sieg, seperti dikutip dari News Max Health, Minggu (12/1/2014).

Selain itu, para peneliti juga menemukan bahwa konsumsi kacang-kacangan yang tinggi secara signifikan menurunkan prevalensi obesitas. Studi ini diklaim mendukung hasil penelitian sebelumnya di New England Journal of Medicine yang mengungkapkan bahwa orang-orang yang rutin mengonsumsi kacang lebih sedikit mengalami masalah kesehatan, dibandingkan mereka yang jarang.

"Semua penelitian terbaru ini membuktikan bahwa mengonsumsi kacang dapat meningkatkan kesehatan Anda," tutur Maureen Ternus, Direktur Eksekutif International Tree Nut Council Nutrition Research & Education Foundation.

Ternus menambahkan bahwa Food and Drug Administration merekomendasikan masyarakat untuk mengonsumsi 1,5 ons kacang per hari untuk mendapatkan manfaat terbaiknya.

(ajg/vit)

Ikuti detikHealth Reader's Choice dan dapatkan hadiah sepeda Polygon, alat pengukur gula darah, dan hadiah menarik lainnya. Yuk, klik di sini 

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers.

Media files:
135959_gemuk.jpg (image/jpg, 0 MB)
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions