Pages

Sabtu, 09 November 2013

Tempo.co News Site
daily news from tempo.co 
Ready to move beyond the basics?

Enroll in this advanced DSLR course to explore more creative scenarios, image editing, and videography.
From our sponsors
Krisis Keuangan Turunkan Level Kebahagiaan
Nov 8th 2013, 19:00

Berita Terkait

TEMPO.CO , London - Banyak negara mengalami penurunan level kebahagiaan akibat krisis global. Menurut Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD), level kenyamanan hidup turun drastis antara 2007 hingga 2012 di negara-negara seperti Yunani dan Spanyol. Tingkat kepercayaan di negara-negara itu juga hancur seiring berjalannya waktu. Temuan tersebut menunjukkan dampak jangka panjang terjadinya krisis.

Namun, yang terjadi di Inggris justru sebaliknya. Selama periode 2007-2012, level kebahagiaan di Inggris justru meningkat satu persen dan memasukkannya ke dalam 20 persen negara yang paling bahagia di dunia bersama-sama dengan Australia, Kanada, Denmark, Norwegia, Swedia, Swiss dan Selandia Baru. Selain itu, tingkat kepercayaan kepada pemerintah di Inggris juga meningkat dari 36 persen menjadi 47 persen antara tahun 2007 hingga 2011.

"Krisis ekonomi global berdampak pada kesejahteraan seseorang, dengan kehilangan pekerjaan dan penghasilan, serta mempengaruhi kenyamanan hidup seseorang dan kepercayaan mereka kepada pemerintah." Demikian pernyataan lembaga yang beranggota 34 negara itu seperti dikutip situs BBC edisi 5 November 2013.

Yunani merupakan negara dengan level kenyamanan hidup yang terendah, karena turun 20 persen. Sementara Spanyol mengalami penurunan 12 persen disusul Itali dengan 10 persen. Sedangkan negara-negara yang kurang terkena dampak krisis global ternyata tingkat kebahagiaannya tidak banyak berubah. Sebagai contoh, Jerman yang mengalami kenaikan 4 persen dalam kenyamanan hidup selama periode lima tahun.

Hanya saja, secara keseluruhan tingkat kepercayaan kepada pemerintah di negara-negara OECD mengalami penurunan. Hanya 40 persen dari negara-negara itu yang mempercayai pemerintah. Angka ini adalah yang terendah sejak 2006. Angka-angka tersebut diturunkan dari sebuah survei yang mengukur kualitas hidup dengan 11 kategori, termasuk personal security dan keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi.

"Laporan ini membangunkan kita semua," kata Sekjen OECD, Angel Gurria. "Ini adalah peringatan bahwa tujuan utama kebijakan ekonomi adalah untuk meningkatkan kehidupan seseorang. Kita perlu berpikir ulang dalam memahami kebutuhan seseorang dalam hati para pengambil kebijakan."

BBC | ARBAIYAH SATRIANI

Baca Juga:
David Beckham Pria Paling Gaya Versi Majalah GQ

Makan Bersama Keluarga Cegah Obesitas

Peran Istri Penting untuk Pernikahan Bahagia
Rekan yang Ceria Bisa Usir Kantuk di Tempat Kerja

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends:

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions