Pages

Jumat, 29 November 2013

Sindikasi lifestyle.okezone.com
Berita-berita Okezone pada kanal Lifestyle 
Get consumer insights

Are consumers aware of your brand? Do they prefer your competitor? Get the answers from SurveyMonkey Audience. We have the insights you need to make better decisions
From our sponsors
Hal-Hal tentang Suami Jangan Diceritakan (I)
Nov 29th 2013, 04:46

ANDA pergi bersenang-senang dengan teman-teman dan mungkin mengungkapkan informasi yang seharusnya tidak boleh dikatakan. Menceritakan tentang mantan pacar waktu sekolah atau kuliah mungkin oke saja, tapi Anda harus ekstra hati-hati ketika pembicaraan mengarah ke wilayah suami.


Beberapa hal tentang suami Anda lebih baik tidak diumbar kepada siapa pun, bahkan jika Anda ingin mendapatkan masukan dari teman. Berikut beberapa hal tentang suami yang sebaiknya tidak diceritakan kepada orang lain agar tidak merusak pernikahan, seperti dilansir Woman's Day.

Ketakutannya

"wanita biasanya tidak enggan membicarkan ketakutan," kata Audrey Sherman, PhD, pengembang PsychSkills. Tapi membocorkan bahwa suami Anda takut guntur atau anjing besar bisa membuat dia tampak lemah. Lebih penting lagi, menceritakan rahasianya menunjukkan bahwa Anda bukan orang tepat untuk menjadi teman curhat, kata Sue Johnson, PhD, penulis buku  Love Sense: The Revolutionary New Science of Romantic Relationships.

"Ini adalah langkah klasik pertama dalam hilangnya kepercayaan," tambahnya.

Kehidupan seks Anda

Bertukar cerita pengalaman seks dengan pasangan adalah bagian yang menyenangkan dari makan malam bersama teman-teman. Membandingkan ukuran, penampilan, atau fungsi Mr P suami masing-masing dilarang, kata Elizabeth Lombardo, PhD, penulis A Happy You: Your Ultimate Prescription for Happiness.

"Wanita cenderung sensitif tentang penampilan mereka," ujar Dr. Lombardo. Jadi bayangkan jika suami Anda mengatakan kepada teman-temannya bahwa Anda memakai spanx setiap hari atau bahwa Anda benar-benar menua beberapa tahun terakhir. Anda akan merasa terhina dan dikhianati, kan?

Kebiasaannya yang mengganggu pada keluarganya

Merendahkan atau mempermalukan suami, bahkan untuk hal-hal yang tampaknya tidak berbahaya dapat menciptakan ketegangan antara Anda dan keluarga.

"Kelemahan suami Anda bisa dilihat sebagai cerminan negatif dari keluarganya. Plus, mereka melindungi dia," jelas Dr. Lombardo.

Merasa perlu melampiaskan sikapnya yang menyebalkan? Beritahu teman Anda dengan nada riang atau bercanda. Hanya jangan bocorkan masalah lebih serius yang belum dibicarakan dengan pasangan Anda.

Penghasilannya kurang atau kurang berhasil di tempat kerja

Memberitahu teman bahwa suami Anda tidak juga naik jabatan bukanlah hal bijaksana. "Budaya kita mengajarkan bahwa pria seharusnya mampu dan memegang kendali sepanjang waktu," kata Dr. Johnson. Namun ada pengecualian, yaitu ketika suami meminta bantuan menemukan pekerjaan baru. Dalam hal ini, sebarkan berita tersebut ke teman-teman secara positif hingga dapat membuat perbedaan besar.

Ketidakcekatannya

Dia tidak bisa mengganti oli sendiri dan setiap mengacaukan segala proyek renovasi rumah. Tapi teman-teman Anda tidak perlu tahu ini.

"Pria menyamakan maskulinitas dengan mampu memperbaiki keadaan," kata Dr. Lombardo. Peran tradisional yang selama ini melekat di masyarakat bahwa pria harus menyediakan makanan dan tempat tinggal bagi keluarga mereka. Meskipun ide ini mungkin tampak kuno, namun bagi banyak orang ini masih melekat dalam budaya mereka. (tty)

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions