Pages

Selasa, 29 Oktober 2013

Liputan6 - RSS 0.92
Liputan6.com merupakan situs berita aktual, tajam, terpercaya yang dimiliki SCTV 
Ready to move beyond the basics?

Enroll in this advanced DSLR course to explore more creative scenarios, image editing, and videography.
From our sponsors
Remaja Mulai Mabuk, Tak Jauh dari Seks Berisiko
Oct 29th 2013, 13:12

Posted: 29/10/2013 20:10

Remaja Mulai Mabuk, Tak Jauh dari Seks Berisiko

(thesun.co.uk)

Liputan6.com, Remaja yang mulai minum alkohol sejak di Sekolah Menengah Pertama (SMP), lebih mungkin terjerumus ke perilaku seksual berisiko, begitu pendapat Dr. Ann Stueve dan Dr. Lydia N. O'Donnell, yang bekerja di Education Development Center di Newton, Massachusetts, Amerika Serikat, seperti dipublikasikan di American Journal of Public Health dikutip Selasa (29/102013). Menjadi tugas orangtua untuk mewaspadai kebiasaan yang berkembang pada putra-putrinya.

Peneliti terhadap 1.034 remaja itu menjumpai pelajar yang memulai minum alkohol sejak kelas satu SMP senang melakukan seks tanpa "pengaman", melakukannya dengan lebih dari satu pasangan, ketika sedang mabuk, atau saat hamil.

Pada penelitian lain yang berhubungan, pelajar-pelajar SMP yang minum sekurang-kurangnya 5 botol alkohol, mempunyai kemungkinan akan tetap menjadi peminum ketika dia beranjak ke Sekolah Menengah Atas (SMA).

Sebaliknya, remaja yang punya komunikasi bagus dengan orangtua dan pembimbing mereka, kecil kemungkinan akan mempunyai kebiasaan minum alkohol.

"Orangtua sering menganggap remeh risiko yang akan dialami anak mereka seputar kegiatan apa yang dilakukan dan dengan siapa mereka bergaul. Semestinya para orangtua dapat memberikan pengaruh positif kepada anak-anaknya," kata Dr. Ann Stueve.

Ia menambahkan, ada banyak alasan mengapa remaja mulai minum di usia muda, yang nantinya pasti akan menimbulkan masalah lain. Satu contoh, peminum di usia muda mungkin mempunyai masalah di rumah atau dengan temannya. Mungkin juga mereka merasa mendapat tekanan bagaimana harus berperilaku seperti orang dewasa.

"Tindakan pencegahan sejak dini sangat penting dilakukan, sebelum mereka melakukan tindakan berisiko seperti minum alkohol dan seks bebas," papar Dr. Ann.

Remaja yang mengaku orangtuanya mengawasi dan mengontrol kegiatan mereka, merasa enggan pergi ke pesta yang menyuguhkan minuman keras. "Data ini menunjukkan bahwa level pengawasan dan pengontrolan orangtua telah optimal," katanya.

(Abd)

Berita Rekomendasi

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends:

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions