UMUMNYA situasi tegang akan membuat kita cemas dan membuat tingkat stres terus meningkat. Tapi kadang-kadang hal yang harusnya membuat kita senang juga bisa meningkatkan kadar stres. Ah, benarkah?
Ya, misalnya saja dengan hewan peliharaan. Seharusnya, kita merasakan rasa senang saat memiliki hewan peliharaan. Tapi, kondisi yang membuat kita harus memandikan mereka, memberi makan, membersihkan kandang ataupun saat mereka sakit, tak sedikit akhirnya menyebabkan stres tersendiri.
Tak hanya itu, masih ada lagi hal lain yang suka menyebabkan stres. Berikut paparan lengkapnya, seperti dilansir Healthmeup.
Keluarga
Meskipun stres dari faktor ini sebagian besar tergantung pada situasi tertentu, nyatanya keluarga kita juga bisa menyebabkan stres tanpa disadari. Argumennya sederhana, misalnya mulai dari berebut acara saat menonton televisi, atau keluarga bingung mau pergi ke restoran tertentu, kemudian beberapa kebiasaan menjengkelkan anggota keluarga juga suka menyebabkan stres dalam tingkat tertentu setiap harinya.
Hewan peliharaan
Memiliki hewan peliharaan memberi kita kesenangan tersendiri, tapi berurusan dengan mereka pada kondisi tertentu bisa berefek stres. Saat memiliki hewan peliharaan, kita secara tak sadar harus mengidentifikasi perilaku hewan peliharaan kita. Misalnya saja, apa yang mereka suka makan, bagaimana mereka ingin bermain, apa yang mengganggu mereka dan sebagainya. Dimana upaya mengurus hal itu bisa menyebabkan stres, utamanya bila hewan peliharaan tiba-tiba perilakunya berubah. Sebagai contoh, anjing Anda menggonggong di malam hari, atau kucing Anda
mewing seolah-olah sakit. Terlebih bila anak-anak Anda yang juga memiliki hwan peliharaan, jumlah stres Anda akan meningkat dua kali lipat. Stres ini sendiri bisa diterjemahkan ke dalam bentuk kelelahan, iritasi dan kurang tidur.
Makanan
Ilmu pengetahuan telah membuktikan bahwa rasa yang ada dalam makanan bisa memengaruhi suasana hati kita. Selain rasa, bau dan aroma dari makanan dan minumina yang kita konsumsi bisa menjadi penyebab perubahan suasana hati kita. Orang-orang yang melewatkan sarapan adalah orang yang rentan stres dalam hal ini, tapi begitu juga orang yang tak rewel dalam urusan memilih makanan mereka. Misalnya, ia sering disodorkan terus menu makanan yang pada dasarnya mereka tak
suka.
Kamar atau ruang kerja yang berantakan
Beberapa dari kita sering menaruh barang sembarangan di kamarnya, sehingga sulit ditemukan saat benar-benar dibutuhkan. Penelitian menunjukan bahwa semakin berantakan suatu kamar, kian besar stres yang akan muncul saat Anda mengingat atau mencari barang yang dibutuhkan nanti. Bahkan, stres bisa juga terjadi manakala Anda tahu persis barang yang diletakkan sebelumnya. Jadi, jika orang tua atau orang meminta Anda merapikah kamar, lakukanlah dengan alasan untuk menimalisir stres kita dikemudian hari.
(ind)
This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers.