Helmi Ade Saputra - Okezone
Kamis, 14 November 2013 10:21 wib 
Basuki Tjahaja Purnama (Foto: Dede/Okezone)
BARU-BARU ini, pasien di Rumah Sakit Koja, Jakarta Utara, kembali membludak. Hal ini dikarenakan banyaknya pasien Kartu Jakarta Sehat (KJS) di rumah sakit tersebut. Lantas, bagaimana tanggapan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok?
Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengatakan, Pemprov DKI Jakarta akan segera menambah ruangan terkait dengan persoalan membludaknya pasien KJS di Rumah Sakit Koja.
"Rencananya kita tambah ruangan, tetapi rancangan bangunannya agak telat," jelas pria yang akrab disapa Ahok ini di RSUP Persahabatan, Jakarta Timur, Rabu, 13 November 2013.
Di saat yang bersamaan, Wagub juga mengeluhkan banyaknya praktik calo di rumah-rumah sakit yang melayani layanan KJS. "Hampir semua rumah sakit ada calo, yang marah-marah sama kita itu karena mau berobat malah ditawari ngurusin KJS dengan harga murah," lanjutnya.
Jadi menurutnya, persoalan itu adalah ada orang yang tidak mampu berobat ke rumah sakit, oleh karenanya disiapkan KJS. Tetapi dirinya yakin dengan tarif diperbaiki pihak swasta akan ikut.
(tty)
This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers.