Helmi Ade Saputra - Okezone
Sabtu, 9 November 2013 16:11 wib 
Blueberry (Foto: Google)
TIDAK semua asupan makanan manis dapat berdampak buruk untuk kesehatan. Penelitian baru menunjukkan bahwa diet kaya manis dan buah bergizi, termasuk blueberry dapat membantu mencegah diabetes serta penyakit jantung.
Penelitian yang dipublikasikan dalam the journal Applied Physiology, Nutrition, and Metabolism mengatakan bahwa makan setara dua cangkir blueberry sehari dapat meningkatkan atau mencegah sindrom metabolik. Hal ini adalah kondisi yang berisiko tinggi seperti obesitas, tekanan darah tinggi, peradangan, intoleransi glukosa, dan resitensi insulin.
Seorang profesor nutrisi klinis di University of Maine mencatat bahwa blueberry sumber kaya fitokimia atau disebut polifenol yang menawarkan berbagai manfaat kesehatan. Sementara, berdasarkan penelitian tikus laboratorium menambah bukti bahwa blueberry mungkin mengurangi kebutuhan pengobatan.
"Kami sebelumnya telah mendokumentasikan menfaat kardiovaskular dari blueberry kaya polifenol dalam menjaga kesehatan pembuluh darah terganggu dan tekanan darah tinggi,"jelas Klimis Zacas, dikutip Newsmaxhealth.
Menurut penelitian, konsumsi blueberry sekira dua cangkir per hari selama 8 minggu menunjukkan dapat menjaga dan meningkatkan aliran darah dan tekanan darah pada tikus percobaan dengan sindrom metabolik. Sementara, sindrom metabolik memengaruhi sekira 37 persen orang dewasa di Amerika Serikat
"Temuan kami juga mencatat bahwa blueberry mengurangi peradangan kronis dan menormalkan kadar kolesterol, serta menbantu meningkatkan patologi terkait dengan sindrom metabolik,"tandasnya.
(tty)
This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends: