HAMPIR semua orang tahu bahwa makanan yang kita konsumsi akan memengaruhi kesehatan. Khususnya asupan diet yang tidak tepat dapat menyebabkan berbagai kondisi penyakit, termasuk kanker saluran pencernaan.
Sebuah studi baru menunjukkan bahwa orang dengan diet yang dapat memicu peradangan, seperti tinggi gula dan lemak jenuh berada pada peningkatan risiko kematian dini dari semua penyebab, termasuk kanker saluran pencernaan.
Menurut rekan penulis penelitian, Profesor Susan Steck dari
University of South Carolina yang termasuk kanker saluran pencernaan adalah kanker kerongkongan, perut, usus besar, dan rektum.
"Penelitian telah menunjukkan bahwa diet dapat mengubah peradangan, dan peradangan dapat mendorong pertumbuhan kanker, seperti kanker kolorektal,"ujar Susan Steck dalam rilis berita di
American Institute for Cancer Research, dikutip
Newsmaxhealth Ia menjelaskan bahwa orang-orang dengan diet risiko peradangan, 53 persen lebih mungkin untuk meninggal dini dari semua penyebab dibandingkan dengan diet anti peradangan. Menurutnya, risiko kematian akibat kanker saluran pencernaan empat kali lebih tinggi di antara orang-orang dengan diet berisiko peradangan dibandingkan mereka yang menerapkan pola makan nabati.
"Studi ini menambahkan dukungan terhadap rekomendasi untuk menerapkan diet anti-peradangan dimana mengonsumsi makanan nabati yang mengandung banyak nutrisi anti-inflamasi dan fitokimia,"jelas pemimpin penelitian, Fred Tabung.
(ind)