SEMUA pria pastinya tidak ingin mengalami gangguan prostat, apalagi sampai terkena kanker prostat yang dapat menurunkan kualitas hidup mereka. Lantas, bagaimana cara mengurangi risiko kena penyakit ini?
Peneliti di
University of California Los Angeles (UCLA) mengatakan bahwa pria dengan kanker prostat yang mengonsumsi diet rendah lemak dan mengambil suplemen minyak ikan memiliki tingkat zat pro-inflamasi dan perkembangan siklus sel lebih rendah. Hal ini merupakan ukuran yang digunakan untuk memprediksi kambuhnya kanker.
Menurut pemimpin penelitian, Profesor William Aronson, temuan penelitian ini penting karena menurunkan
the cell cyle progression (CCP) atau progresi siklus sel. Hal ini dapat membantu mencegah perkembangan kanker prostat menjadi lebih agresif.
"Kami menemukan bahwa nilai CCP jauh lebih rendah pada pria dengan kanker prostat yang mengonsumsi diet rendah lemak dan minyak ikan. Selain itu, hal tersebut juga mengurangi kadar zat pro-inflamasi yang berhubungan dengan kanker," jelas Prof. Aronson di the West Los Angeles Veterans Affairs Medical Center, dikutip
Machineslikeus. Untuk diketahui, ini merupakan penelitian lanjutan dari studi Aronson sebelumnya. Sebelumnya, peneliti menemukan bahwa diet rendah lemak dengan suplemen minyak ikan yang dikonsumsi empat hingga enam pekan sebelum pengangkatan prostat dapat memberikan dampak positif. Hal ini dapat mempelambat pertumbuhan sel-sel kanker pada jaringan kanker prostat manusia.
"Studi ini menunjukkan bahwa pria dengan kanker prostat harus memperhatikan apa yang mereka makan. Studi menunjukkan bahwa dengan mengubah pola makan, kita mungkin akan lebih baik dalam menghindari kanker prostat," imbuhnya.
(tty)