Pages

Senin, 07 April 2014

Sindikasi lifestyle.okezone.com
Berita-berita Okezone pada kanal Lifestyle 
User Engagement Metrics

10 User Engagement Metrics Everyone Can Use: Start measuring your engagement today with free tools, step-by-step guidance & benchmark data for each metric!
From our sponsors
Kalau Sudah Begini, Akhiri Saja Pernikahan (II-Habis)
Apr 7th 2014, 05:35

Senin, 7 April 2014 - 12:35 wib | Evi Elfira - Okezone

Pasangan bertengkar (Foto: Boldsky)Pasangan bertengkar (Foto: Boldsky) SAAT berikrar janji sebagai pasangan suami-istri, banyak pasangan berharap pernikahan mereka akan abadi. Namun nyatanya, pernikahan mereka menjadi retak dan bercerai adalah realitas yang harus dihadapi.
 
Ketika berusaha melakukan hal-hal positif untuk menyelamatkan pernikahan, Anda juga harus menyadari tanda-tanda bahwa pernikahan bersama pasangan sudah tidak bisa diperbaiki lagi. Tidak ada gunanya menjalankan hubungan yang sudah mati.
 
Karenanya, sangat penting bagi Anda memiliki kesadaran diri melihat realita yang ada. Hanya naluri Anda yang dapat menyadarinya kapan saatnya mengakhiri pernikahan. Dalam sebuah pernikahan yang buruk, tidak sebanding dengan perjuangan Anda yang ingin tetap bersamanya.
 
Anda juga perlu menyadari bahwa pasangan mungkin tidak bersedia dalam posisi tersebut. Jangan mengambil standar moral yang tinggi ketika melihat tanda-tanda pernikahan Anda sudah berakhir. Pernikahan mungkin saja secara emosional berakhir, walaupun Anda atau pasangan belum mengurus berkas perceraian.
 
Cobalah untuk memeriksa tanda-tanda bahwa pernikahan Anda berakhir. Jika menemukan kesamaan dalam tanda-tanda berikut, maka Anda harus menyiapkan diri menghadapi kenyataan bahwa pernikahan akan berahir dan Anda perlu keluar dari hubungan tersebut, dilansir Boldsky.


Anda membuat rencana sendiri


Anda membuat rencana sendiri untuk pindah ke kota lain, pekerjaan baru, atau bepergian tanpa memikirkan pasangan. Hal seperti itu tidak akan pernah terjadi dalam sebuah pernikahan yang baik.


Tidak ada sikap kompromi



Anda atau pasangan secara tiba-tiba memutuskan bahwa telah cukup banyak membuat kompromi mengenai pernikahan dan tidak ada kompromi lain. Jika Anda memiliki sikap tanpa kompromi untuk hal-hal kecil, seperti merendahkan volume televisi saat pasangan sedang tidur,  pernikahan Anda menuju perpecahan.
 
Anda berhenti berbagi finansial


Bila dalam pikiran telah memilih untuk bercerai, maka Anda akan menjaga keuangan sendiri. Anda bahkan menolak untuk mengambil uang dari rekening Anda bersama pasangan.
 
Anda berselingkuh dan tidak merasa bersalah


Melakukan tindakan curang pada pasangan tidak selalu secara fisik. Anda secara emosional dapat menipu pasangan dengan memberikan sebagian perhatian kepada orang lain. Ketika Anda mengatakan pada pasangan bahwa Anda makan malam dengan orang lain atau bahkan memiliki "selingkuhan" dan tidak merasa bersalah, pertanda bahwa pernikahan Anda sudah harus berakhir.
(tty)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions