Pages

Kamis, 27 Februari 2014

health.detik
Detik.com sindikasi 
Creating iOS Games: Beginner Course

Marin Todorov teaches you how to create an iPhone game easily and simply using Cocos2d in this $99 online course.
From our sponsors
Jangan Terkecoh, Ini Cara Bedakan Obat dan Kosmetik Palsu dengan yang Asli
Feb 27th 2014, 03:47

Jakarta, Berhati-hatilah saat membeli produk di pasaran, mengingat banyaknya barang palsu yang beredar. Banyak orang tergiur membeli obat dan kosmetik dengan harga yang murah, tetapi tidak teliti memeriksa keaslian produk tersebut. Padahal jika mengonsumsi obat atau kosmetik palsu bisa berakibat buruk bagi kesehatan.

Lalu bagaimanakah caranya agar dapat membedakan obat dan kosmetik palsu dengan yang asli? Hal pertama yang harus Anda lakukan, tentu saja membeli obat dan kosmetik di tempat yang resmi.

"Jangan membeli di tempat yang tidak resmi, sudah pasti izinnya tidak ada. Keuntungan membeli di tempat resmi, hak kita sebagai konsumen terjaga, kalau di tempat tidak resmi sama saja kita mengabaikan hak kita," kata Widyaretna Buenastuti, Ketua Umum Masyarakat Indonesia Anti Pemalsuan (MIAP) dalam acara konferensi pers Peredaran Obat dan Kosmetika Palsu, di @America, Pacific Place, Jl Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, dan ditulis pada Kamis (27/2/2014).

Perhatikan juga harganya. Jika ada perbedaan harga yang cukup signifikan, di mana produk tersebut jauh lebih murah, jangan langsung tergiur membeli produk tersebut.

Perhatikan juga tanggal kedaluarsa produk itu. Jika Anda membeli di tempat resmi tetapi kemasannya berbeda, maka Anda patut curiga. Pada saat itu Anda bisa menanyakan kepada apoteker atapun kontak layanan konsumen untuk produk kosmetik terkait tanggal kedaluwarsanya.

Setelah melihat kemasannya, hal lain yang harus dilihat adalah keterangannya. Lihatlah apakah ada registrasi dari BPOM. Untuk obat resep lihatlah juga apakah ada huruf "K" yang dilingkari merah, sebagai tanda obat keras yang hanya bisa dibeli dengan resep dokter. Sedangkan untuk obat bebas, biasanya dilingkari dengan warna hijau atau biru, ataupun tidak dilingkari.

Anda juga harus melihat perusahaan mana yang memproduksi obat dan kosmetik tersebut, dan juga didistribusikan oleh siapa. Sehingga Anda tahu mana yang harus dihubungi, ketika produk yang Anda terima tidak baik.

Tetapi yang paling penting, Anda harus membeli obat dan kosmetik di tempat yang resmi. Jangan tergiur hanya karena harga yang ditawarkan murah, Anda jadi mengesampingkan bahaya obat atau kosmetik yang digunakan.

(vit/vit)

Ingin Mendapatkan Rp 500,000 dari detikHealth ? Ceritakan Pengalaman Dietmu di Sini

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers.

Media files:
105221_obat.jpg (image/jpg, 0 MB)
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions