Qalbinur Nawawi - Okezone
Rabu, 7 Mei 2014 16:40 wib 
Prof. dr. Tjandra Yoga Aditama (Foto: Qolbi/Okezone)
VIRUS MERS Cov kini sudah menjadi perhatian mancanegara. Betapa tidak, virus yang mengancam nyawa seseorang tadinya hanya di Arab Saudi sudah menyebar ke negara tetangga, kemudia Eropa, Amerika sampai Asia. Terlebih baru-baru ini kita dikejutkan berita meninggalnya seseorang dari Medan yang diduga karena virus MERS Cov.
WHO (World Health Organization) sendiri tak tinggal diam, yang sekarang tengah berusaha mengusut tuntas dengan melibatkan banyak negara. Tak ketinggalan Indonesia pun ikut berkerjasama dalam meneliti keberadaan virus MERS Cov ini.
"WHO sudah membuat tim, terdiri dari 15 pakar. Di mana salah satunya itu adalah saya," kata Prof. Dr. Tjandra Yoga Aditama Kepala Badan Litbangkes di Ruang Direksi griya puspa RS Persahabatan di Ruang Direksi griya puspa RS Persahabatan, Jakarta Timur, Rabu, (7/5/2014)
Dengan adanya tim ini, lanjut dia, MERS CoV akan diteliti sampai akar-akarnya. Khusus pada kondisi saat ini, yang harus diketahui masyarakat Indonesia ialah MERS belum menjadi pandemik. Sehingga masyarakat tak usah terlalu panik, meski demikian tetap harus waspada.
"Yang ditakuti kan masyarakat kan virus menyebar dari orang ke orang lain. Tetapi, virus ini penyebab penyebarannya dari apa dan penyebarannya apakah benar-benar belum tahu. Sejauh ini penyebarannya dari manusia ke manusia belum berlanjut," kata Prof Tjandra.
"Bahwa kemungkinan penularan langsung dari onta ke manusia itu 'iya', tapi belum ada bukti sampai saat ini penularan itu berasal dari onta," tandasnya.
(ren)
Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.
This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers.