Pages

Jumat, 30 Mei 2014

health.detik
Detik.com sindikasi 
Shop Tervis tumblers.

Create a one of a kind personalized gift. It's fun and easy to design!
From our sponsors
Kondisi Kaki Bengkak Ibu Hamil Seperti Ini Bisa Jadi Gejala Preeklampsia
May 30th 2014, 11:30

Jakarta, Kaki bengkak saat kehamilan merupakan hal yang lumrah dialami wanita ketika berbadan dua. Hanya saja, patut diperhatikan ketika bengkak pada kaki ibu hamil sudah melewati ambang normal.

Dikatakan dr Hari Nugroho SpOG dari RSUD Dr Soetomo Surabaya, kaki bengkak masih dalam batas normal apabila sebatas hanya pada kaki. Kondisi ini pun tidak perlu diatasi dan dibiarkan saja. Sebab, pasca melahirkan akan mengecil secara bertahap.

"Namun, apabila bengkak makin memberat ke seluruh tubuh, disertai peningkatan tekanan darah, mata kabur hingga nyeri berlebihan di daerah ulu hati, maka ini mungkin pertanda awal keracunan kehamilan atau preeklampsia," terang dr Hari kepada detikHealth, Jumat (30/5/2014).

Lebih lanjut, dr Hari menjelaskan kaki bengkak merupakan hal yang sering terjadi pada kehamilan yang diakibatkan meningkatnya volume darah hingga 40%. Sehingga, tekanan di dalam pembuluh darah pun meningkat.

Nah, peningkatan tekanan pada pembuluh darah dikeluarkan di jaringan sekitar pembuluh darah, sehingga terlihat bengkak. Selain itu, bengkak pada kaki saat kehamilan juga bisa disebabkan ukuran rahim yang makin besar.

"Rahim yang membesar akan semakin menekan aliran pembuluh darah balik dari kaki ke atas, sehingga tekanan di dalam pembuluh darah balik ke jantung dari kaki makin besar dan makin bengkak," tutur dr Hari.

Nah, beberapa cara ini bisa Anda lakukan untuk menghindari kaki bengkak selama masa kehamilan:
- Hindari berdiri dalam jangka waktu yang lama
- Saat duduk usahakan telapak kaki menyentuh lantai dan hindari duduk sambil menyilangkan kaki
- Lakukan streching atau peregangan sesering mungkin ketika duduk dalam jangka waktu yang lama
- Ketika tidur usahakan untuk berbaring ke sisi kiri, hal ini karena pembuluh darah vena ada di sebelah kanan sehingga bisa mengurangi tekanan
- Minum air putih yang cukup
- Olahraga secara teratur
- Menerapkan pola makan yang baik dengan perbanyak buah dan sayur serta menghindari minuman berkafein dan makanan yang asin.

(rdn/up)

Ingin Mendapatkan Rp 500,000 dari detikHealth ? Ceritakan Pengalaman Dietmu di Sini

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers.

Media files:
183218_legpregnant_getty.jpg (image/jpg, 0 MB)
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions