Pages

Jumat, 30 Mei 2014

Berita Dunia Kesehatan Terbaru, Tips Posisi Seks, Cara Diet Sehat
Berita Kesehatan Liputan6.com menyajikan kabar terbaru dunia kesehatan, tips hidup sehat, cara diet alami hingga posisi gaya seks terpopuler 
Shop Tervis tumblers.

Create a one of a kind personalized gift. It's fun and easy to design!
From our sponsors
Ciri Pria yang Hebat Dalam Urusan Ranjang
May 30th 2014, 14:05, by Aditya Eka Prawira

Liputan6.com, Jakarta Tubuh atletis, fisik yang memesona, dan ukuran penis yang sempurna, bukan menjadi tolak ukur dari ciri seorang pria yang hebat dalam urusan ranjang. Sebab, percuma saja memiliki fisik yang memesona tapi tidak fit dan sehat.

"Tidak bisa melihat ciri seorang pria yang hebat di ranjang hanyalah dari tampilan luarnya saja. Sehat atau tidaknya pria itu, juga harus diperhatikan," kata Dokter Andrologi dan Seksologi Fakultas Kedokteran Universitas Udayana, Bali, Prof Dr dr Wimpie Pangkahila, SpAnd, FAACS saat diwawancarai Health Liputan6.com via telepon pada Jumat (30/5/2014)

Selain itu, Wimpie juga memaparkan beberapa faktor yang dapat dijadikan tolak ukur dari ciri seorang pria yang hebat dalam urusan ranjang. Berikut penjelasannya;

1. Foreplay

Pria yang hebat dalam urusan ranjang adalah pria yang mampu memberikan rangsangan tidak hanya fisik, tapi juga psikis. Untuk fisik, pria dapat memberikan sentuhan kecil, rebahan, elusan, dan bentuk kasih sayang lainnya, yang akan membuat pasangannya terangsang. Foreplay yang baik akan membuat pasangan merasa senang dan dihargai.

"Kalau dari psikis, pria dapat memperhatikan bagaimana suasana tempat atau kamar yang dijadikan lokasi bercinta. Dengan hal-hal kecil seperti ini, wanita pun akan merasa senang dan siap mencurahkan seluruh yang dimilikinya," kata Wimpie.

2. Tahu wilayah erotis wanita

Untuk mengetahui wilayah erotis dari seorang wanita, pria tidak cukup hanya menggunakan rasa. Pria juga harus memiliki pengetahuan seksual yang benar dan tidak salah dalam menggapai wilayah erotis tersebut.

Selama ini, lanjut Wimpie, sejumlah pria banyak yang salah sasaran ketika mengincar wilayah erotis pasangan yang dicintainya itu. Sebab, tidak sedikit pria yang hanya menggunakan rasa dan mempelajari tentang seksual dari sumber yang salah.

"Kalau dia baca buku, harus tahu dulu siapa penulisnya. Penulisnya itu benar-benar ahli dalam bidangnya atau tidak. Jangan dari iklan yang tidak diketahui pasti sumbernya," kata Wimpie menerangkan.

3. Memperhatikan keterkaitan emosi

Pria yang baik adalah pria yang ikut memperhatikan keterkaitan emosi dengan pasangannya. Setelah berhubungan seksual, cobalah untuk menanyakan pada pasangannya apakah ia cukup puas atau tidak selama bercinta. Pria harus tahu nikmat dalam bercinta belum tentu pasangan merasa puas.

"Puas tidaknya pasangan, tidak semata-mata dilihat dari kenikmatan yang dirasakannya. Emosi harus terlibat selama bercinta agar mengetahui kepuasan yang dirasakan," kata Wimpie menerangkan.

4. Afterplay

Setelah orgasme, ada jeda di mana pria dapat mengembalikan kondisi tubuhnya seperti semula. Di saat-saat seperti inilah, saatnya bagi pria untuk menunjukkan perhatiannya pada pasangan yang telah memuaskannya di ranjang.

Menurut Wimpie, pria yang menyampaikan rasa senangnya ke pasangannya adalah pria yang tidak egois dan merupakan ciri dari pria yang hebat dalam urusan ranjang.

"Dengan menunjukkan kepuasan itu, kita juga bisa tahu apakah wanitanya juga puas atau tidak. Maka itu, setelah `bermain` cobalah untuk memperhatikan ini," kata Wimpie menerangkan.

Bagi Wimpie, pelukan saja tidak cukup. Karena, pria tidak akan tahu apakah pasangan benar-benar puas atau tidak.

(Melly Febrida) ;

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers.

Media files:
perjaka.jpg
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions