Helmi Ade Saputra - Okezone
Rabu, 7 Mei 2014 11:20 wib 
Menkes Nafsiah Mboi (Foto: Helmi/Okezone)
WABAH Middle East Respiratory Syndrome (MERS) Coronavirus kian mengkhawatirkan. Terakhir, seorang warga Medan diduga meninggal dunia akibat MERS CoV setelah pulang menjalankan ibadah umrah.
Kabar meninggalkan seorang warga di Medan diduga karena MERS CoV ini menimbulkan keresahan di masyarakat, terutama mereka yang hendak berangkat haji. Namun Menteri Kesehatan dr. Nafsiah Mboi, Sp. A, MPH menegaskan bila kasus di Medan belum tentu meninggal karena MERS CoV.
"Yang di Medan belum tentu positif MERS. Sayangnya, sudah lebih dulu meninggal sebelum sempat diperiksa dan keluarganya keberatan," ucap Menkes di Gedung Kemenkokesra, Jakarta Pusat, Rabu (7/5/2014)
Lebih lanjut, Menkes mengatakan bahwa dari 31 orang suspect MERS yang masuk ke Indonesia setelah dari Arab Saudi, semua hasilnya negatif setelah diuji coba laboratorium.
"Jadi dari 31 orang yang suspect masuk ke Indonesia dari umrah itu, ternyata semua sampai saat ini atau sudah terbukti negatif. Atau seperti yang di Medan meninggal sebelum sempat diperiksa, tetapi yang lain negatif," jelas Menkes.
(tty)
Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.
This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers.