Pages

Minggu, 29 September 2013

Sindikasi health.okezone.com
Berita-berita Okezone pada kanal Health 
Want free Kindle ebooks?

Sign up to receive the best freebie Kindle ebook deals in your email every day.
From our sponsors
Ancaman Dini Osteoporosis? Senam Lansia Jadi Jurus Jitu
Sep 29th 2013, 03:54

PARA lanjut usia (Lansia) biasa mengeluhkan kondisi tulang keropos atau osteoporosis di usia sepuh. Namun ternyata, akibat gaya hidup yang kurang baik, ancaman osteoporosis kini bisa dialami lebih dini oleh masyarakat.

Ketua Umum Persatuan Warga Tulang Sehat Indonesia (Perwatusi) Anita erol Hutagalung mengatakan ancaman osteoporosis kini tak hanya dialami para manula saja, tetapi masyarakat berusia 40 tahun lebih juga bisa mengalami hal itu. Salah satu faktornya disebabkan gaya hidup.

"Bisa lebih dini, bisa 40 tahunan, karena gaya hidup dan banyak mengonsumsi obat-obatan, obat asma, obat diabet. Atau pola hidup minum kopi keterlaluan addict dan alkohol,"ujarnya kepada Okezone di lapangan Balaikota Depok dalam acara sosialisasi Senam Osteoporosis, baru- baru ini.

Karena itu, Anita memiliki kiat jitu untuk membentuk tulang sehat bagi lansia. Caranya yakni dengan senam khusus osteoporosis dengan cara duduk.

"Karena kalau sudah lansia keseimbangan sudah kurang. Pilot project kita selalu lakukan di Senayan, sangat bagus efeknya. Osteoporosis biasa minum obat juga, tetapi tak terlalu lama efeknya,"paparnya.

Dengan senam, lanjut Anita, para lansia bisa merasa lebih bahagia. Pengerjaannya pun bisa dengan alat bantu kursi, kursi roda, hingga tongkat.

"Mereka bisa lebih happy, mereka percaya harus ada dokter yg mendampingi, diperiksa tensinya, agar safe senam pakai kursi roda juga enggak apa - apa, pakai tongkat juga boleh, seminggu 3 kali. Dilakukan 50 menit, pemanasan, inti, pendinginan, lalu lantai, hal itu bertujuan untuk melatih tulang belakang," katanya.

Wali Kota Depok Nur Mahmudi Ismail mengatakan para orang tua harus mendampingi putra putri saat mereka hamil. Ibu hamil diminta untuk memperhatikan makanan yang mengandung kalsium dan protein seperti susu, ikan, atau kacang - kacangan.

"Kalau sekarang baru konsumsi saat sudah tua, hitungannya telat, masuk usia sepuh. Selain makanan kalsium, lansia juga jangan membiasakan konsumsi makanan instan karena gizinya tidak mencukupi. Kami menantang Perwartusi agar dua kali makan karbo non beras, dan beras hanya satu kali saja sehari,"tutupnya. (ind)

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends:

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions