Pages

Minggu, 30 Maret 2014

Berita Dunia Kesehatan Terbaru, Tips Posisi Seks, Cara Diet Sehat
Berita Kesehatan Liputan6.com menyajikan kabar terbaru dunia kesehatan, tips hidup sehat, cara diet alami hingga posisi gaya seks terpopuler 
Shop Tervis tumblers.

Create a one of a kind personalized gift. It's fun and easy to design!
From our sponsors
Belajarlah Katakan `Tidak` Tanpa Rasa Bersalah
Mar 30th 2014, 08:02, by Melly Febrida

Liputan6.com, New York Seseorang bisa kesulitan mengatakan `tidak`. Padahal, Anda harus belajar mengatakan tidak untuk menghormati dan menjaga diri sendiri.

Mengatakan `tidak` terkadang membuat kita merasa egois, bersalah, bahkan malu. Anda juga tak ingin mengecewakan orang. Orang akan lebih mudah mengatakan `ya` dibandingg berurusan dengan kecemasan dan reaksi orang lain.

Tapi, apa yang harus Anda terima jika selalu mengatakan `tidak`? Apabila Anda memberikan jawaban `ya` padahal seharusnya `tidak`, kita mengabaikan diri sendiri. Kita melepaskan kekuasaan kita, kendali kita, dan melepaskan kebutuhan pribadi dengan membuatnya kurang penting dibanding kebutuhan orang lain.

Sulit mengatakan `tidak` bisa menjadi masalah besar karena Anda membuat pilihan dengan mengabaikan hati Anda, pikiran, atau naluri Anda.

Berikut beberapa manfaat mengatakan `tidak` seperti dilansir LifeHack, Minggu (30/3/2014):

1. Faktor stres

Mengatakan `ya` ketika Anda benar-benar ingin mengatakan `tidak` bisa menjadi pemicu stres untuk pikiran dan tubuh Anda. Ini bisa menyebabkan kecemasan, ketegangan, sakit dan nyeri. Selain itu, sering membuat kita kurang tidur.

Mengatakan `ya` memang bukan penyebab tunggal stres, tapi itu mungkin yang paling mudah dikontrol.

2. Hemat waktu

Jangan biarkan orang lain menentukan apa yang Anda lakukan atau menetapkan agenda Anda. Berikan waktu berharga untuk Anda. Sangat penting menggunakan waktu dengan cara menghormati prioritas Anda, membantu Anda mencapai tujuan. Anda yang memutuskan waktu Anda yang layak dan tidak.

3. Energi lebih

Melakukan hal-hal yang tak ingin Anda lakukan atau tak punya waktu akan membuang-buang energi Anda yang berharga dan Anda bisa menghabiskannya untuk hal-hal yang tak ingin Anda pilih. Banyak energi akan membantu Anda merasa lebih baik, lebih bahagia, dan lebih produktif.

4. Meningkatkan fokus

Katakan `Ya` kepada orang-orang dan hal hal yang relevan dengan tujuan Anda. Katakan `tidak` menjauhkan cita-cita dan tujuan Anda dan membuat Anda kehilangan fokus Anda. Fokuslah pada hal-hal yang membantu Anda belajar dan tumbuh baik secara pribadi dan profesional.

5. Lebih kuat

Setiap kali Anda mengatakan `tidak` kepada orang lain, Anda mengatakan `ya` pada diri sendiri. Anda mengambil kembali kendali hidup Anda dengan tak membiarkan orang lain membuat keputusan untuk Anda.

Yang mengejutkan, Anda akan membuat orang lain menghormati Anda. Ketika Anda jelas dan tegas dengan diri sendiri, orang lain akan lebih menghormati Anda. Mereka mungkin tak senang dengan Anda, tapi mereka akan menghormati Anda.

6. Menikmati hidup

Hidup jadi jauh lebih menyenangkan ketika Anda mulai mengatakan `tidak` untuk hal-hal yang menguras Anda. Hal yang sama berlaku juga dalam kehidupan pekerjaan Anda.

Anda akan lebih mudah mengatakan `tidak` jika sering melakukannya. Terkadang itu akan tak nyaman dalam beberapa waktu karena takut mengecewakan orang lain. Namun, kebutuhan Anda, waktu Anda, cita-cita Anda, dan apa yang penting dalam hidup Anda merupakan keputusan Anda. Ini hanya membutuhan waktu untuk membiasakan diri.

(Igw)

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers.

Media files:
say-no.jpg
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions