Pages

Senin, 23 September 2013

Liputan6 - RSS 0.92
Liputan6.com merupakan situs berita aktual, tajam, terpercaya yang dimiliki SCTV 
Need cooking inspiration?

Have a passion for cooking delicious meals or need inspiration for your next dish? Daily food fares to quench your palette when you subscribe to Recipe ideas.
From our sponsors
Anak Anemia Bisa Alami Gangguan Jiwa
Sep 23rd 2013, 08:14

Oleh Fitri Syarifah

Posted: 23/09/2013 15:00

Anak Anemia Bisa Alami Gangguan Jiwa

(buzzle.com)

Liputan6.com, Jakarta : Beragam komplikasi dapat dialami anak yang kekurangan zat besi atau Anemia Defisiensi Besi (ADB). Seperti mudah infeksi, gangguan prestasi belajar, hingga gangguan mental (jiwa).

Berita Terkait

Hal ini disampaikan oleh Professor Pediatrik Divisi Hematology-Oncology Fakultas Kedokteran, Universitas Indonesia, Prof. dr. Djajadiman Gatot, Sp.A(K) dalam acara "Bebas Anemia Defisiensi Besi, Anak Tumbuh Sehat dan Cerdas" yang diadakan Laboratorium Klinik Prodia, Jakarta dan ditulis Senin (23/9/2013).

"Timbulnya anemia pada anak bisa dipicu oleh beberapa sebab, di antaranya adalah hilangnya sel darah atau pendarahan, produksi sel darah merah yang menurun, bahan pembentuk sel darah merah yang berkurang, dan penghancuran sel darah merah (hemolisis)," katanya.

Menurut Djajadiman, dampak kekurangan zat besi pada anak dapat menurunkan ketahan tubuhnya menghadapi penyakit infeksi karena dalam keadaan tersebut, tubuh tidak bisa berfungsi dengan baik.

"Selain itu kekurangan zat besi akan mengganggu pertumbuhan dan perkembangan anak, sehingga anak menjadi tidak aktif, malas, cepat lelah dan mengantuk. Hal ini tentu akan memengaruhi kecerdasan dan daya tangkap anak," jelasnya.

Djajadiman mengatakan, mungkin kekurangan zat besi sering dianggap sepele oleh orangtua. Namun jika tak diatasi, hal ini akan berkembang menjadi anemia defisiensi besi yang dapat menyerang mental atau jiwa anak.

"Jika Anda tidak ingin anak mengalami ADB, perbaiki gizinya dengan makanan kaya zat besi. Makanan ini bisa didapat dari semua jenis sayuran seperti sayuran hijau, kacang – kacangan, kentang dan paling banyak ada pada daging merah, ikan, ayam, dan hati," tambahnya.

(Fit/Mel)

Berita Rekomendasi

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends:

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions