PARA ilmuwan melaporkan dalam jurnal Lancer adanya empat gadis remaja yang telah menerima organ Miss V yang tumbuh dari hasil transplantasi di laboratorium, Kamis lalu. Penasaran?
Anak perempuan yang berusia antara 13-18 tahun menjalani operasi implan organ Miss V antara 2005 dan 2008. Semuanya memiliki Mayer-Rokitansky-Kuster-Hauser (MRKH)
syndrome, yaitu suatu kondisi genetik yang langka di mana mereka tidak memiliki Miss V dan uterus.
Organ mereka berfungsi secara normal dan para gadis tersebut mengatakan keinginan seksual yang normal. Oleh sebab itu, mereka melakukan transplantasi Miss V.
Organ Miss V rekayasa terbuat dari otot dan sel-sel epitel hasil biopsy alat kelamin wanita. Sel-sel diambil dari jaringan kemudian ditumbuhkan dan dimasukkan dalam bahan biodegradable, lalu dibentuk menyerupai Miss V yang sesuai dengan kondisi tubuh pasien.
Bedah rekonstruksi, alternatif yang lebih umum untuk menciptakan Miss V rekayasa adalah menggunakan jaringan yang ada, namun dapat mengakibatkan komplikasi sebanyak 75 persen pada pasien muda.
"Penelitian ini merupakan satu contoh bagaimana strategi pengobatan regeneratif dapat diterapkan ke berbagai jaringan dan organ," kata penulis studi Anthony Atala, MD, Direktur dari Wake Forest Baptist Medical Centre Institute for Regenerative Medicine.
Penelitian lain juga telah menggunakan prosedur yang sama untuk bagian tubuh lainnya, seperti batang tenggorokan, kandung kemih, dan utheras. Demikian yang dilansir Womenshealthmagazine
(tty)