MUSIM hujan datang, masalah menghadang. Rasanya, ungkapan yang mengatakan manusia tak ada puasnya memang benar.
Saat musim kemarau tiba, banyak yang merindukan turunnya air dari langit. Sebaliknya, kala musim hujan datang, teriknya matahari diidamkan para ibu, terutama dalam urusan menjemur pakaian.
Belum lagi jika terjadi banjir atau genangan air yang membuat akses jalan di sekitar tempat tinggal Anda sulit dilewati, mau berbelanja kebutuhan rumah tangga pun sulit. Puncaknya adalah beragam penyakit yang kerap muncul saat musim hujan. Tenang
Moms, ada sejumlah tip untuk Anda berikut ini:
Kiat Mengeringkan Pakaian - Manfaatkan Angin
Meskipun sinar matahari sedang tidak hangat ketika musim hujan, namun angin yang berhembus bisa dimanfaatkan untuk mengeringkan pakaian yang sudah dicuci.
Moms bisa menjemur pakaian di halaman atau teras rumah yang beratap atau tidak tersiram air hujan namun masih terkena angin. Selain itu, Anda bisa memanfaatkan kipas angin di rumah untuk membantu memberi angin tambahan.
- Gunakan Cahaya Lampu
Saat pakaian dijemur di dalam ruangan,
moms bisa memanfaatkan sinar cahaya lampu untuk membantu memberikan rasa hangat pakaian. Sehingga pakaian pun bisa lebih cepat kering dibandingkan hanya dengan diangin-anginkan saja.
- Panas dari
Hair Dryer Jika Anda memiliki
hair dryer yang biasanya digunakan untuk mengeringkan rambut, maka
moms bisa memanfaatkan panasnya
hair dryer untuk membantu mengeringkan pakaian.
- Peras Pakaian dengan Kuat
Bagi moms yang tidak menggunakan mesin cuci untuk mencuci dan mengeringkan pakaian, usahakan untuk memeras pakaian dengan kuat agar air yang terserap di dalam pakaian tidak terlampau banyak.
- Peras Secara Berkala
Ketika pakaian telah dijemur di jemuran atau bergantung, peraslah kembali bagian bawah pakaian yang tergantung. Air yang masih berada di dalam pakaian yang digantung, secara perlahan akan merambat turun dari bagian atas ke bagian bawah. Saat itulah moms bisa memeras pakaian kembali setelah beberapa menit untuk membantu pengeringan pada bagian bawah pakaian yang sedang dijemur menggantung.
- Setrika Pakaian Basah
Setrika memiliki panas yang dapat membantu mengeringkan pakaian.
Moms bisa mensetrika pakaian yang lembap dengan setrika panas. Namun sebaiknya jangan sesering mungkin melakukannya, karena bisa membuat pakaian menjadi rusak.
- Tambahkan Lahan Menjemur
Jika biasanya
moms menjemur pakaian di luar atau di teras yang terlindungi dari hujan, maka
moms bisa menambahkan lahan menjemur pakaian di dalam rumah, namun masih mendapatkan udara, misalnya dekat dengan jendela.
- Maksimalkan
Spiner Mesin Cuci
Bagi
moms yang menggunakan mesin cuci untuk mencuci dan mengeringkan pakaian, putar atau atur waktu pengeringan dengan waktu yang maksimal, agar mesin cuci dapat mengisap air pada pakaian lebih banyak. Atau bisa juga
moms melakukan penambahan satu putaran untuk membantu mengeringkan pakaian secara maksimal.
- Atur Volume Pakaian
Ketika melakukan pengeringan pakaian dengan mesin cuci, masukkan lah pakaian yang akan dikeringkan sesuai dengan kapasitasnya, jangan terlalu banyak dan jangan pula terlalu sedikit. Namun pastikan bahwa pengering tersebut bisa memberikan hawa panas pada setiap pakaian.
- Pisahkan Pakaian Tebal dan Tipis
Saat
moms mengeringkan pakaian dengan mesin pengering pada mesin cuci, pisahkanlah pakaian tipis dengan pakaian yang tebal, agar proses pengeringan bisa berjalan dengan baik.
- Manfaatkan Handuk KeringKetika mengeringkan pakaian dengan mesin pengering, cobalah Moms masukan handuk kering di antara pakaian yang akan dikeringkan dengan mesin tersebut. Handuk kering yang dicampurkan tersebut bisa membantu menyerap air.
(tty) This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers.