Liputan6.com, Jakarta Berbeda dengan di Indonesia yang melakukan puasa hanya sekitar 12 jam. Di Inggris, perwakilan anak muda untuk Hari Kependudukan Nasional 2014, Vidi Aldiano harus menjalani puasa selama 19 jam.
Untuk menjaga kebugarannya selama puasa, penyanyi muda yang kini melanjutkan studi S2nya di The University of Manchester Inggris ini rutin mengonsumsi vitamin setiap hari. "Vitamin pasti kalo gak bisa gila, udara disana nggak bagus anginnya kenceng," katanya.
Walaupun puasa di Inggris terasa lama, tapi menurut Vidi, puasa membuat metabolisme tubuhnya lebih sehat. "Karena hidupnya jadi teratur. Insyaallah belum pernah sakit, jangan sampe."
"Kemarin cek darah pas puasa malah lebih bagus karena jam makan jelas, semuanya teratur. Biasanya kan gak sehat," katanya singkat saat ditemui di acara seminar Hari Kependudukan Sedunia di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, ditulis Selasa (15/7/2014).
(Gabriel Abdi Susanto)
This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers.