Jakarta, Di bulan Ramadan, anak-anak ada yang sudah berlatih puasa baik seharian penuh atau setengah hari. Mengingat anak-anak sedang dalam masa pertumbuhan, ada beberapa hal yang patut diperhatikan orang tua agar pertumbuhan si kecil tak terganggu meski ia berpuasa selama sebulan.
"Orang tua harus memperhatikan kecukupan nutrisi anak dan waktu tidurnya. Pastikan menu makanan saat sahur maupun berbuka mengandung karbohidrat, lemak protein, serat, vitamin dan mineral yang cukup," terang dr Meta Hanindita saat berbincang dengan detikHealth dan ditulis pada Rabu (16/7/2014).
Lebih lanjut, dokter yang tengah mengambil pendidikan dokter anak di FK Unair/Dr Soetomo ini mengingatkan kebutuhan cairan anak juga harus dipenuhi agar tidak kekurangan cairan. Selain itu perlu juga dipastikan bahwa anak mendapat waktu tidur yang cukup yakni sekitar 10-12 jam per hari.
Pasalnya, di bulan Ramadan aktivitas anak bertambah karena shalat Tarawih atau pesantren kilat sehingga jam tidur relatif berkurang. Nah, beberapa asupan wajib yang harus dipenuhi untuk anak utamanya adalah karbohidrat, lemak, protein, vitamin, mineral dan cairan.
Jika kebutuhan nutrisi dan waktu istirahat tak terpenuhi, dikatakan dr Meta selain bobot turun, beberapa penelitian menunjukkan pertumbuhan anak pun bisa terhambat selama ia berpuasa selama sebulan.
Dihubungi terpisah, dr Marissa Pudjiadi dari RS Premiere Jatinegara mengatakan agar pertumbuhan anak tak terganggu meski berpuasa selama sebulan, ajari anak berpuasa secara bertahap. Dengan demikian anak yang lebih kecil tidak kehilangan terlalu banyak asupan dibandingkan anak yang lebih besar.
"Saat sahur atau berbuka berikan makanan seimbang yang kaya gizi. Juga berikan cukup cairan pada anak. Tetap berikan suplemen dan susu tambahan," tegas dr Marissa.
(rdn/ajg)