Saatnya putuskan dia (Foto: Google) INGIN mengakhiri hubungan jangka panjang -terutama dengan seseorang yang cukup hebat tapi tidak tepat untuk Anda- bisa membuat Anda menjadi sangat stres. Bagaimana Anda bisa tahu apakah ini benar-benar waktu yang tepat untuk putus dan bukan hanya perasaan bosan sesaat?
Seberapa keras Anda harus mencoba untuk memperbaiki hubungan sebelum menyerah? Jarang ada jawaban yang universal, tetapi ada beberapa hal yang perlu diingat ketika tidak yakin kemana hubungan Anda menuju, seperti dilansir Cosmopolitan.
-Anda sudah menyerah ketika bertengkar. "Tanda paling universal (saatnya untuk berpisah) adalah ketika seseorang merasa sangat malas dan merasa tidak memiliki hati atau energi yang tersisa untuk bertengkar. Ketika orang masih bertengkar, mereka masih cukup peduli untuk melawan," kata Dr. Ellyn Bader dari Couple Institute.
Jika Anda berpikir hubungan ini tidak pantas dicoba untuk diperbaiki, ini dapat menjadi tanda peringatan besar, dan berlaku untuk sikap pasangan Anda.
-Pendekatan baru tidak membantu. Jika Anda hanya memiliki satu keluhan utama, Dr. Bader merekomendasikan mengubah cara Anda menyelesaikan atau mencegah perilaku bermasalah dia sebelum berpisah. Mungkin akan menyebalkan melakukan untuk sementara waktu, tapi akan mengejutkan betapa sikap Anda dapat mempengaruhi pasangan. Jika dia masih tidak mengubah perilakunya, mungkin sudah saatnya untuk move on.
-Tidak ada percikan. Tanda-tanda hubungan sudah hancur sangat sedikit. "Kebanyakan bisa diperbaiki dan diubah," kata Dr. Bader.
Tapi jika Anda tidak bahagia, lihat lah kembali awal hubungan Anda. Jika kalian berdua tidak memiliki percikan atau rasa bahwa Anda adalah belahan jiwa dan hubungan itu hanyalah alasan untuk mengisi kekosongan status, tidak banyak yang bisa dipertahankan. (Bersambung)
(tty)