Pages

Rabu, 25 Juni 2014

health.detik
Detik.com sindikasi 
Price starts from $55

Get 20% discount this month using summer20code!
From our sponsors
Sentuhan Kata, Bentuk Foreplay Lain Agar Bercinta Semakin Romantis
Jun 25th 2014, 02:02

Jakarta, Rabaan, sentuhan, ciuman hingga gigitan kecil di daerah sensitif memang teknik-teknik foreplay yang paling umum dilakukan pasangan sebelum bercinta. Pasalnya, berbagai macam sentuhan pada zona erotik tubuh akan membuat seseorang menjadi lebih terangsang dan lebih mudah mencapai orgasme.

Kendati begitu, pakar seksologi sekaligus pengajar di Universitas Tarumanegara, dr Andri Wanananda, MS, mengatakan terkadang pasangan, khususnya wanita, membutuhkan sentuhan lain selain sentuhan fisik agar bercinta semakin nikmat dan romantis. Ia menyebutnya sebagai sentuhan kata.

"Pada perempuan, disamping sentuhan fisik, membutuhkan 'sentuhan-kata' dalam bentuk ucapan, rayuan yang bernada kasih sayang dan lembut," ungkap dr Andri kepada detikHealth dan ditulis Rabu (25/6/2014).

Dikatakan dr Andri bahwa berdasarkan teori dari Masters dan Johnson, perempuan membutuhkan "The Intimate Relationship" sebagai pelengkap Siklus Reaksi Seksual yg konvensional. Dengan kata lain, selain rangsangan fisik lewat sentuhan di tubuh, perempuan juga membutuhkan hubungan emosional yang intim kepada pasangan demi mencapai orgasme atau puncak kenikmatan seksual.

Selain itu, wanita pada dasarnya senang bila dipuji salah satu bagian tubuhnya. Ketika sedang merangsang payudara contohnya, Anda dapat melakukan sentuhan dan rabaan semabari membisikkan betapa payudara pasangan sangat memukau dan membuat Anda bertekuk lutut di hadapannya.

Di lain pihak, Prof Dr dr Wimpie Pangkahila SpAnd, FAACS, guru besar dari Departemen Andrologi dan Seksologi Fakultas Kedokteran Universitas Udayana, Bali, tak menampik anggapan bahwa kata-kata romantis dapat membuat bercinta menjadi lebih romantis. Ia mengatakan bahwa memang, pengucapan kata-kata romantis merupakan bagian dari foreplay, namun hanya sebagai pelengkap rangsangan fisik lewat sentuhan.

"Tentu saja itu bagian dari foreplay, namun intensitas rangsangannya sangat kecil. Sedangkan untuk intensitas besar perlu adanya rabaan dan sentuhan yang menjadikan foreplay sebagai rangsangan untuk melakukan hubungan intim," ungkap Prof Wimpie ketika dihubungi terpisah.

(up/up)

Ingin Mendapatkan Rp 500,000 dari detikHealth ? Ceritakan Pengalaman Dietmu di Sini

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers.

Media files:
085742_482213677.jpg (image/jpg, 0 MB)
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions