BANJIR mulai melanda ibukota Jakarta pada Januari ini. Ancaman penyakit pun menyertainya.
Ya, genangan air banjir menyimpan sederet ancaman kesehatan yang menghantui masyarakat. Dan, salah satu masalah yang sering timbul akibat genangan air banjir adalah penyakit Demam berdarah atau DBD. Jentik-jentik nyamuk aedes aegypti seperti kita ketahui sering berkembang ketika memasuki musim banjir karena banyaknya genangan air di lingkungan rumah. Lantas, apa yang harus dilakukan untuk mencegahnya?
Kepala Bidang Penanggulangan Masalah Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan DKI Jakarta, drg John Marbun mengatakan bahwa untuk mengantisipasi perkembangan nyamuk demam berdarah harus dilakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN).
"Setiap kader Jumantik (Juru Pemantau Jentik) melakukan kunjungan ke lapangan atau ke rumah-rumah warga dan perkantoran untuk melakukan PSN,"ujarnya kepada Okezone melalui sambungan telefon, Senin (13/1/2014).
Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa kunjungan para kader Jumantik ke daerah pemukiman warga dan perkantoran untuk melakukan pengecekan dan pemberantas jentik-jentik nyamuk. Kegiatan kader jumantik turun ke lapangan ini pun rutin dilakukan satu kali dalam sepekan, tepatnya pada hari jumat. (ind)