ADA kabar buruk bagi orang-orang berusia setengah baya yang suka makan daging, susu dan keju. Mereka empat kali lebih mungkin untuk meninggal karena kanker dibandingkan orang dengan diet rendah protein. Apa pasal?
Menurut sebuah penelitian, orang-orang yang mengonsumsi banyak protein dari sumber protein hewani pada umum lebih rentan mengalami kematian dini. Pada penelitian ini, pecinta protein 74 persen lebih mungkin untuk meninggal akibat penyebab apapun daripada peserta lain yang lebih rendah protein.
"Penelitian ini menunjukkan bahwa diet rendah protein di usia pertengahan berguna untuk mencegah kanker dan kematian dini secara keseluruhan melalui proses pengaturan hormon dan insulin," jelas profesor Eileen Crimmins dari University Southern California, dikutip Thenews.
Namun, Crimmins membuat pengecualian diet rendah protein terhadap orang-orang yang berusia jauh lebih tua. Dia bahkan menyarankan kepada mereka yang berusia lebih tua untuk menghindari diet rendah protein.
"Kami menyarankan pada usia yang lebih tua, mungkin penting untuk menghindari diet rendah protein agar memungkinkan dalam menjaga berat badan yang sehat dan melindungi tubuh dari kelemahan," imbuh Crimmins.
Selain itu, penelitian yang dipublikasikan dalam Journal Cell Metabolism juga menemukan bahwa protein nabati, seperti kacang nampaknya tidak mengakibatkan efek kematian yang sama hal dengan protein hewani. Penelitian ini menganjurkan untuk beralih ke diet di mana sekira 9 atau 10 persen kalori berasal dari protein, namun idealnya bersumber dari nabati. (ind)