Pages

Rabu, 25 Juni 2014

Berita Dunia Kesehatan Terbaru, Tips Posisi Seks, Cara Diet Sehat
Berita Kesehatan Liputan6.com menyajikan kabar terbaru dunia kesehatan, tips hidup sehat, cara diet alami hingga posisi gaya seks terpopuler 
Shop the Official Crayola Store

Find art supplies for outdoor play, coloring books for indoor play and lots more. Visit our colorful online store today.
From our sponsors
Leher Pria Ini Bolong Gara-gara Rokok
Jun 25th 2014, 01:00, by Aditya Eka Prawira

Bapak Edison salah seorang perokok yang terkena kanker sehingga lehernya bolong (Liputan6.com/Aditya Eka Prawira)

Liputan6.com, Jakarta Mulai hari ini kita akan sering menemukan gambar leher berlubang akibat kanker tenggorokan di setiap bungkus rokok yang dijual bebas di Indonesia. Tidak sedikit perokok yang menganggap remeh gambar tersebut, dan mengatakan gambar itu tidak akan terjadi dan gambar itu hanya untuk menakut-nakutin para perokok saja.

Ingin memperlihatkan bahwa apa yang ada di gambar itu benar-benar terjadi, mantan perokok yang kini menderita trakeostomi (trakea berlubang), Edison Poltak Siahaan membagi kisah hidupnya.

Menjadi perokok pemula di usia 15 tahun, membuat Edison menjadi sosok remaja yang kecanduan akan rokok. Sehari tidak merokok, akan dirasa aneh oleh Edison.

"Dulu saya merokok hampir 3 bungkus setiap hari. Waktu masih merokok di usia remaja, sehari bisa 5 batang," kata Edison di sela-sela acara 'Indonesia Harus Melek Bahaya Merokok' di Hall Lantai 3, fX Life Style Centre, Sudirman, Jakarta, Selasa (24/6/2016)

Setelah hampir 25 tahun kecanduan barang beracun ini, Edison divonis oleh dokter mengidap penyakit kanker tenggorokan. Berhubung kondisi yang dialami pria kelahiran 27 Desember 1938 sudah semakin parah, ia pun harus rela melakukan operasi, yang membuat tenggorokannya harus dilubangi.

"Kondisi ini sudah saya alami sejak lama. Saya sedih, tapi mau bagaimana lagi? Ini kesalahan saya," kata Edison terbatah-batah.

Setelah tahu dampak dari merokok itu berbahaya, Edison pun menyesali apa yang pernah ia perbuat. Ayah dari 5 orang anak, sekaligus kakek dari 4 orang cucu, begitu marah bila melihat orang yang berada di sekitarnya masih saja merokok.

"Saat tahu ada anak atau saudara berada di dekat saya dan merokok, pasti saya marahin. Saya pukul tangannya, biar rokok itu jatuh," kata Edison.

Suami dari Maria Marpaung ini mengatakan bahwa merokok hanya membuat orang mengalami kerugian secara finansial. Pertama, perokok lebih memilih menggunakan uang yang didapat untuk membeli rokok ketibang makanan sehat, dan kedua, saat harus mengeluarkan uang untuk biaya operasi.

"Merokok secara finansial itu merugikan. Saya untuk operasi saja mengeluarkan banyak uang sebagai biayanya," kata dia menerangkan.

Maka itu, ketika tahu Pemerintah memberlakukan peraturan terbaru dengan mewajibkan produsen rokok untuk memasang peringatan bergambar, Edison begitu senang dan menyambut gembira.

"Itu biar orang jera, dan tidak merokok. Merokok itu tidak enak, lihat saja saya," kata dia.

(Gabriel Abdi Susanto)

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers.

Media files:
Akibat_Rokok.jpg
You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions