Jakarta, Dulu banyak orang yang menganggap bahwa gemuk merupakan lambang kemakmuran dan kesehatan. Namun nyatanya kegemukan atau obesitas bisa mengundang berbagai macam penyakit ke dalam tubuh kita, salah satunya adalah kanker.
Kegemukan bisa meningkatkan risiko seseorang terkena kanker. Semakin banyak timbunan lemak di dalam tubuh seseorang, maka akan semakin besar pula risiko ia terserang kanker.
"Orang gemuk yang diabetes punya risiko5 kali lebih tinggi untuk terkena kanker," kata dr Sigit Purbadi, SpOG(K)Onk, dokter kandungan dan juga konsultan onkologi dari RS Cipto Mangunkusumo saat dihubungi detikHealth, Jumat (9/5/2014).
Alasan mengapa orang gemuk berisiko lebih tinggi untuk terserang kanker, karena sel-sel lemak akan mengeluarkan estrogen. Estrogen merupakan hormon yang bisa memicu pertumbuhan sel kanker. "Yang jelas kanker itu berhubungan dengan hormonal, berhubungan dengan estrogen," imbuh dr Sigit.
Menjaga bobot tubuh dengan menerapkan perilaku hidup sehat, merupakan salah satu bentuk pencegahan kegemukan dan kanker. "Ukur saja bahwa badan kita harus mempunya kriteria yang ideal. Caranya dengan healthy life, yaitu makanan, excersice, tidur cukup, tidak stres. Jadi nanti kan akan kelihatan dari badan kita tidak over dan ideal," terang dr Sigit.
Salah satu cara untuk menjaga bobot tubuh agar terhindar dari berbagai penyakit adalah dengan diet gizi seimbang. "Yang namanya diet gizi seimbang itu less carbo, less fat, makanan yang sehat itu ya yang direbus atau dibakar dan bukannya digoreng. Tidak banyak karbohidrat dan tidak berlemak, itu namanya diet seimbang," ucap dr Sigit.
(vit/vit)