Pasangan bertengkar (Foto: Google)
INGIN mengakhiri hubungan jangka panjang -terutama dengan seseorang yang cukup hebat tapi tidak tepat untuk Anda- bisa membuat Anda menjadi sangat stres. Bagaimana Anda bisa tahu apakah ini benar-benar waktu yang tepat untuk putus dan bukan hanya perasaan bosan sesaat?
Seberapa keras Anda harus mencoba untuk
memperbaiki hubungan sebelum menyerah? Jarang ada jawaban yang universal, tetapi ada beberapa hal yang perlu diingat ketika tidak yakin kemana hubungan Anda menuju, seperti dilansir
Cosmopolitan.
- Anda memiliki perbedaan yang besar. Perkelahian tentang ingin memiliki anak atau tidak, perbedaan agama, atau perbedaan besar lainnya memang terasa kecil di awal hubungan, namun dapat menjadi masalah besar seiring waktu berjalan. Jika pasangan tidak dapat menghormati dan kompromi dengan Anda, mungkin hubungan ini tidak layak dipertahankan.
- "Normal dan tak terelakkan memiliki keraguan diri. Ini akan terjadi, tidak ada hubungan yang bahagia sepanjang waktu," kata Dr. Bader. Cukup normal untuk merasa jika hubungan Anda tidak seperti dua atau lima tahun sebelumnya. Tidak peduli betapa indahnya hubungan Anda pada awalnya, orang dapat memicu beberapa masalah yang menyakitkan satu sama lain. Hanya karena hubungan tidak bisa berjalan baik setiap hari, bukan berarti selalu ada masalah yang lebih dalam.
- Faktor-faktor seperti anak-anak atau sewa/hipotek rumah memainkan peran besar dalam seberapa banyak usaha Anda dalam memperbaiki hubungan. Sering kali Dr. Bader melihat orang memutuskan hubungan sebelum mereka mencoba untuk memperbaikinya. Tapi komitmen besar seperti itu bukan alasan untuk tetap menjalin hubungan yang tidak memuaskan. Jika Anda sudah mencoba segalanya dan tidak ada yang berubah, lebih baik untuk
move on, bahkan jika itu akan sulit pada awalnya.
(tty)