Pages

Minggu, 12 Januari 2014

Sindikasi health.okezone.com
Berita-berita Okezone pada kanal Health 
Compare Hotels

Find great prices for amazing hotels wherever your next destination may be. It's simple to search 100+ sites at once!
From our sponsors
Penyebab Mengejutkan Munculnya Stres (II-Habis)
Jan 12th 2014, 10:11

STRES tak hanya disebabkan situasi negatif, mulai dari kepungan deadline pekerjaan, target keuntungan, atau penilaian buruk dari lingkungan. Tapi, stres juga bisa terjadi dari hal-hal yang tampaknya biasa-biasa saja. Enggak percaya?  
Ya, stres tak hanya dipicu dari peristiwa negatif atau kejadian tak menyenangkan dalam kehidupan kita. Dr. Charul Shahani, seorang psikolog, menuturkan sebenarnya segala apapun yang mengalami perubahan kita bisa menyebabkan stres, dan itu juga termasuk hal-hal yang biasa-biasa atau tak kita sadari.
 
Lantas, apa saja hal-hal yang tampak biasa itu bisa menyebabkan stres?
 
Di bawah ini, penyebab mengejutkan dari stres yang mulai harus Anda waspadai. Berikut, ulasannya seperti dilansir Healthmeup.
 
 
 
Tetangga atau rekan kerja menggosip
 
Kendati kita senang mendengarkan atau bergosip dengan tetangga atau rekan kerja, sebenarnya ada ketakutan yang tak terucapkan, seperti:"Apakah mereka suka membicarakan saya juga?". Selain itu, kita juga suka mengalami stres dalam tingkat tertentu saat kita mendengar hal-hal negatif terjadi pada kenalan kita atau beberapa fakta yang mengejutkan dari seorang yang kita kenal.
 
Tetap bekerja setelah office hours
 
Memang benar bahwa konsep kerja "9 to 5" tak berlaku bagi sebagian dari kita, dan tak jarang orang bekerja di kantor lewat dari 10 jam setiap hari. Kemudian, kita dikondisikan untuk mengobati kondisi itu dengan melakukan berbagai aktivitas pada akhir pekan atau setelah jam kerja sebagai "me time", tapi sadar atau tidak, kita semua memiliki beberapa tugas yang kita tunda dan kita hanya sekadar terbebas jam
office hours. Alhasil, kondisi itu memicu kondisi stres. Bentuk stres ini sendiri, seperti akibat kurangnya jam tidur, gagalnya rencana untuk nonton atau pergi bersama keluarga yang digunakan untuk menyelesaikan tugas kantor.
 
Warna
 
Penelitian sudah menunjukkan bahwa warna yang mengelilingi kita berkaitan langsung pada ketenangan emosional kita. Orang-orang yang bekerja di tempat putih bersih dilaporkan mengalami sedikit rasa panik atau memunculkan perilaku terbaik mereka tanpa diberitahu untuk melakukannya. Demikian pula, rumah atau kantor dengan dinding dicat dengan warna-warna hangat yang menyebabkan perasaan negatif. Bukan
hanya itu, warna kusam seperti abu-abu atau biru tua juga menyebabkan kelesuan atau tak bergairah. Karenanya, milikilah warna di sekitar dinding dengan nuansa positif.
 
Rutin Check up
 
Dr. Shahani menjelaskan bahwa, "Saat kita mencoba menyingkirkan ketidaknormalan apapun saat melakukan check up, dan itu dilakukan rutin, hal selalu menyebabkan stres. Setiap manusia memiliki rasa takut yang tersembunyi saat suatu penyakit terdeteksi. Apalagi dokter yang tak supel, bisa juga menyebakan stres. Namun, stres itu bisa hilang saat kita hasil check up menunjukan hasil normal semua."
(ind)

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions